Densus 88 Mabes Polri menangkap MZ, seorang terduga teroris di Kampung Gunung Gagak, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Garut, Jawa Barat, Sabtu dini hari, 4 Agustus 2018. Namun, belum diketahui dalam kasus apa keterlibatan terduga teroris berusia 50 tahun itu.

Kepala Desa Sukawangi, Hadiansyah, menyatakan bahwa terduga teroris itu dikenal dekat dengan masyarakat sekitar. Tak mengherankan, bila penangkapan yang baru diketahuinya sekitar pukul 10.00 WIB itu cukup menghebohkan masyarakat sekitar.

“Namanya Zaeni, warga di sini kaget, tidak menyangka kalau dia terlibat kelompok teror,” ucapya, Sabtu, 4 Agustus 2018.

be;iau menjelaskan, terduga teroris itu diketahui merupakan warga Kabupaten Indramayu. Ia datang ke kampung itu, sekitar tahun 2013, usai menikahi Halida, gadis kampung sekitar yang masih berusia 20 tahun secara siri. Makanya, pasangan ini tidak tercatat dalam pernikahan di kantor desa.

“Jadi ceritanya mereka dinikahkan tokoh masyarakat di Gunung Gagak. Takut ada hal apa-apa, jadi mending menikah, cuma memang tidak laporan ke pihak desa,” ungkapnya.

Adapun lokasi rumah Zaeni atau terduga teroris itu berada di perbatasan dengan Desa Pancasura dan Kabupaten Tasikmalaya, atau tepatnya sekitar enam kilometer dari kantor desa.

“Memang lokasinya berada di pinggiran jadi jarang terjangkau. Saya dengar sih dia sudah jadi buruan. Setelah kabur dari Indramayu lalu ke Subang terus bersembunyi di Garut,” ungkap beliau.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *