Pengungkapan kasus pembunuhan di sertai dengan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur, yang terjadi di Ds.Cipayung girang Kec.Megamendung Kab.Bogor, berhasil di ungkap Sat Reskrim Polres Bogor bersama Polsek Megamendung Polres Bogor. Pelaku yang berinisial ” H ” (23) berprofesi pedagang Bubur ayam ini, berhasil di tangkap di wilayah Pemalang Jawa Tengah.

 

Hal ini di sampai kan oleh Kapolres Bogor AKBP. Andi Moch. Dicky P.G, S.Sos., S.IK., MH dengan di dampingi Kasat Resrim Polres Bogor AKP. Beny Cahyadi dan Kanit PPA. Iptu .Irrene Kania Defi, S.IK serta Kapolsek Megamendung AKP.Asep Darajat SH.,MH , saat gelar jumpa Pers di Mako Polres Bogor,Jumat (5/7/2019).

 

Kapolres Bogor dalam Jumpa Pers nya mengatakan kan ” Tim Sat Reskrim Polres Bogor berserta jajaran berhasil menangkap pelaku utama pembunuhan
serta pencabulan/pemerkosaan oleh Sdr.” H ” (23) kepada anak di bawah umur inisial ” FAN ” (7) ,dengan lokasi TKP Kp.Cinangka Rt.02/02 Ds. Cipayung Girang Kec.Megamendung Kab.Bogor ”

Kronologis kejadian ini terjadi pada hari Sabtu 29 Juni 2019 sekira jam 11 WIB. Ketika pelaku pulang jualan bubur ke kontrakannya, pelaku dihampiri oleh korban dan meminta uang Rp2.000, kemudian pelaku memberikannya.
Pelaku membujuk korban lagi dengan memberikan uang Rp.5.000, asal korban mau mengikuti kemauan pelaku yaitu untuk melakukan adegan ciuman.

Korban yang tidak mau, langsung memberontak dan histeris .Karena Korban memberontak dan melawan membuat pelaku panik. Mulut korban pun dibekap dengan tangan oleh pelaku. Melihat korban tidak bergerak lagi, pelaku pun memasukan korban kedalaman ember besar yang penuh air selamat 15 menit.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa lagi, pelaku pun mengangkat korban dan membaringkan nya dengan posisi telentang di atas karpet. Pelaku yang sudah kebakar nafsu, mengangkat rok serta membuka celana korban dan langsung menyetubuhi nya.

Selesai melakukan aksi bejat nya, korban pun di masuk kedalam bak mandi dengan posisi terlentang dan di tutupi dengan karpet serta baju-baju kotor. Kemudian di timpa dengan ember yang berisi air agar tidak terlihat.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *