Tujuh Pelaku Pelemparan Bom molotov di Bogor, diamankan oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat. Direskrimum Polda Jabar, Kombes Pol CH Patopoi menjelaskan bahwa penangkapan dan penahanan sesuai barang bukti yang dimiliki polisi.

“Dalam penanangkapan dan penahanan itu pasti penyidik bertindak sesuai barang bukti,” jelasnya, Selasa (25/8) di Mapolda Jabar.

 

Direskrimum menambahkan, peirhal para tersangka ini tidak boleh ditemui keluarga, setelah diamankan karena untuk proses penyidikan. “Kami persilahkan dijenguk keluarga, karena kan setelah diamankan itu kami beri tembusan ke keluarga, RT, RW dan desa setempat, jadi tidak mungkin kami menangkap tanpa barang bukti dan tembusan kepada keluarga tersangka. Untuk menjenguk memang saat ini masih pendalaman penyidikan kepada tersangka,” jelasnya.

Direskrimum menegaskan, bahwa latar belakang 7 pelaku, ini memang dari satu ormas. “Ada dua yang dari ormas FPI, menurut pengacara nya ya. Intiny kami profesional dalam menjalankan Penyidikan, ngga melihat darimana dia, perbuatannya cukup bukti kita amankan,” paparnya.

Diakui Direskrimum, dari hasil pendalaman CCTV, pelaku belum diamankan semuanya. “Baru 7 ya, kalau lihat dari Cctv memang lebih dari 10 orang. Sekitar 14 orang. Makanya kami menghimbau agar menyerahkan diri, karena kami punya data dan barang buktinya,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *