Polres Cimahi Berhasil meringkus dua Tersangka KASUS TINDAK PIDANA MENGEDARKAN SEDIAAN FARMASI JENIS OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN yaitu 1 pelaku perantara penjual obat aborsi berinisial LY yang ditangkap di sebuah kafe di daerah Lembang dan satu penjual obat aborsi (SA) yang diringkus di Kec. Bandung Kidul kota Bandung.

Penangkapan tersebut dilakukan Berdasarkan Informasi yang di peroleh tim opsnal unit 1 di lapangan bahwa sering terjadi kejadian penguguran kandungan secara diam-diam di tengah-tengah masyarakat dengan modus mengkonsumsi obat aborsi di wilayah Hukum Polres Cimahi.

Lalu Tim melaksanakan penyelidikan selama 3 minggu terhadap informasi tersebut, dan dilakukan penangkapan terhadap kedua tersangka dengan melakukan penyamaran sebagai pasien.

 

Barang bukti yang disita dalam penangkapan itu adalah obat untuk menggugurkan kandungan, yakni 17 butir tablet Cytotec misoprostol 200 Mg (pengugur kandungan); 18 Metformin HCL 500gm (pembersih setelah janin keluar); 18 Analgesyc diclofenac sodium (penahan rasa nyeri);

“Obat tersebut tergolong obat keras dan wajib dengan resep dokter spesialis kandungan. Namun dua pelaku ini mengedarkan secara bebas, mengabaikan unsur kesehatan,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago, S.I.K., M.Si, saat gelar perkara, Selasa (08/09/2020) siang.

Kabid Humas Polda Jabar menambahkan, selain obat penggugur kandungan, petugas menyita ponsel dan Kendaraan Roda Empat yang dipakai pelaku untuk menjalankan bisnisnya.

Saat ini Kepolisian masih mendalami keterangan pelaku. Kedua pelaku dijerat dengan UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *