Jalur A dan B Bisa Keluar di Gate Tol yang Sama saat Arus Balik

Polda Jabar melakukan inovasi taktis guna mempercepat distribusi kendaraan pada puncak arus balik Lebaran 1447 H. Di bawah instruksi langsung Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan, petugas di lapangan menerapkan skema khusus di mana kendaraan dari Jalur A maupun Jalur B dapat keluar melalui gerbang tol (gate) yang sama secara bersamaan, Minggu (29/3/2026).
Langkah diskresi kepolisian ini diambil untuk memecah kebuntuan antrean di gerbang tol yang kerap menjadi titik sumbat (bottleneck) saat volume kendaraan meningkat tajam. Dengan memaksimalkan seluruh gardu tol yang tersedia untuk satu arah prioritas, diharapkan proses transaksi dan pembuangan arus kendaraan menuju jalur arteri menjadi jauh lebih cepat.
Optimalisasi Distribusi Kendaraan di Gerbang Tol
Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan solusi dinamis untuk menghindari penumpukan kendaraan yang mengular di jalur-jalur tertentu. Personel kepolisian telah disiagakan penuh di setiap titik pemisah jalur untuk memandu pengendara agar tidak bingung saat memasuki gerbang tol yang telah diatur ulang fungsinya tersebut.
“Pengaturan jalur ini kami lakukan agar kendaraan dari dua arah (Jalur A dan B) bisa terdistribusi dengan baik ke semua gardu yang tersedia. Dengan begitu, antrean di gerbang tol dapat diminimalkan secara signifikan dan perjalanan masyarakat menuju Jakarta menjadi lebih lancar,” ungkap Irjen Pol. Rudi Setiawan, Minggu (29/3/2026).
Penerapan skema ini bersifat situasional, menyesuaikan dengan grafik kepadatan kendaraan yang terpantau melalui traffic counting di pusat kendali Polda Jabar.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengingatkan para pemudik bahwa perubahan fungsi lajur dan gerbang tol ini menuntut konsentrasi tinggi dari pengendara. Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan manuver berbahaya saat diarahkan oleh petugas.
“Kami meminta pengendara untuk ekstra teliti memperhatikan rambu-rambu portabel yang kami pasang serta mutlak mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan bersama adalah prioritas utama di tengah rekayasa lalu lintas yang dinamis ini,” tutur Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Melalui strategi optimalisasi gerbang tol yang cerdas ini, Polda Jabar membuktikan kesiapannya dalam mengelola arus balik 2026 dengan cara-cara yang progresif. Kepolisian memastikan akan terus bersiaga di garda terdepan hingga seluruh rangkaian arus balik usai, demi memberikan jaminan kelancaran bagi setiap warga yang kembali ke perantauan.
Silakan klik tanda bintang untuk mengikuti.