Jadwal Padat Menanti Persib, Igor Tolic: Kami Menjalaninya Bertahap

Pelatih kepala Persib Bandung, Igor Tolic, menyatakan keyakinannya bahwa kekuatan skuad yang dimiliki saat ini sudah memadai untuk mengarungi empat ajang kompetisi sekaligus pada musim 2026/2027, meskipun jumlah pemain yang terdaftar berjumlah 27 orang. Jurutaktik berpaspor Kroasia ini menegaskan bahwa kualitas serta kedalaman tim Pangeran Biru tetap dapat diandalkan untuk menembus target di setiap ajang yang diikuti.

Musim ini memang menjadi ujian berat bagi Persib. Selain berjuang di kompetisi domestik utama, yakni Liga Super Indonesia, tim kebanggaan warga Kota Bandung ini juga turun di kancah Asia melalui AFC Champions League Two (ACL Two), berpartisipasi dalam ACC Shopee Cup, serta berlaga di Piala Indonesia. Empat lini pertandingan yang berjalan beriringan menuntut manajemen dan pelatih mampu menjaga kondisi fisik, mengatur beban latihan, serta membagi menit bermain secara cermat kepada seluruh anggota tim.

Namun, Igor melihat adanya sisi positif dari penyusunan kalender pertandingan tersebut. Ia menegaskan bahwa keempat kompetisi tersebut tidak berlangsung secara serentak, sehingga tim dapat menyusun strategi dan membagi fokus secara bertahap tanpa harus terpecah sepenuhnya dalam waktu yang sama.

“Untuk empat kompetisi, ya, empat. Tapi kan tidak berjalan serentak. Kami menjalaninya bertahap,” ujar Igor kepada awak media, Jumat, 26 September 2026.

Meski demikian, tantangan nyata tetap ada dalam bentuk rangkaian pertandingan padat yang tersusun dalam satu blok waktu yang relatif singkat. Dalam waktu dekat, Persib dijadwalkan menghadapi sepuluh laga berturut-turut. Kondisi ini menjadikan rotasi pemain bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mutlak. Igor menekankan bahwa rotasi dilakukan guna menjaga tingkat kebugaran dan performa inti tim, sekaligus membuka kesempatan bermain bagi para pemain yang selama ini menanti giliran tampil.

“Sekarang kami menghadapi sepuluh pertandingan. Jika ada pemain yang kembali pulih dan bekerja dengan baik, tentu kami akan memberi kesempatan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Igor menilai perjalanan Persib di awal musim berjalan cukup baik. Ia memiliki banyak opsi taktis untuk mengubah komposisi pemain di lapangan sesuai dengan karakter lawan dan situasi pertandingan. Ketersediaan beragam gaya permainan menjadi modal penting untuk menjaga keunggulan di sepanjang pertandingan.

“Kami melakukan rotasi. Kami berotasi dan memiliki senjata yang bervariasi,” tambahnya.

Di samping catatan kemajuan yang positif, Igor juga jujur mengakui adanya persoalan yang masih perlu dibenahi, yaitu miskomunikasi antarpemain di dalam lapangan. Ia menyadari bahwa gabungan pemain baru dan lama, termasuk para pemain asing yang baru bergabung, memerlukan waktu untuk saling memahami karakter, kebiasaan, serta pola gerakan satu sama lain.

“Masalah bagi kami hanyalah miskomunikasi antarpemain. Para pemain perlu belajar cara bermain dengan Barros, cara bermain dengan Peralta, cara bermain dengan Berguniho, serta cara bermain bersama rekan-rekan lainnya,” jelas Igor.

Ujian sesungguhnya akan datang pada bulan Oktober 2026, di mana Persib menghadapi jadwal yang sangat padat. Dalam kurun waktu sekitar satu bulan, skuad yang dikapteni Marc Klok ini harus membagi fokus di berbagai kompetisi, disertai perjalanan jauh dan pergantian tempat laga yang cukup intens. Kemampuan pelatih mengatur rotasi dan menjaga kesegaran pemain akan menjadi penentu utama keberhasilan tim di periode krusial ini.

Igor berharap para pemain yang sedang dalam masa pemulihan cedera maupun yang belum berada dalam kondisi fisik terbaik dapat segera pulih dan tampil maksimal. Kembalinya mereka ke dalam formasi akan semakin memperkaya pilihan taktis serta memperkuat kedalaman skuad, sehingga Persib dapat melangkah lebih mantap, konsisten, dan kompetitif di keempat ajang yang diikuti musim ini.

BAGIKAN:
Temukan berita dan informasi terkini dari Polda Jawa Barat di Google News.
Silakan klik tanda bintang untuk mengikuti.