No Result
View All Result
Tribratanews Polda Jabar
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA
Polri TV
Tribratanews Polda Jabar
No Result
View All Result
Tribratanews Polda Jabar
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA
Home Berita

Pelaku Penganiayaan Ustaz di Tasikmalaya Ternyata Residivis

Juli 4, 2025
in Berita, Daerah
Reading Time: 1 min read
Pelaku Penganiayaan Ustaz di Tasikmalaya Ternyata Residivis

Tasikmalaya, Jawa Barat – Kasus penganiayaan terhadap Ustaz Samsul Romli Al Khumaeni di Kampung Tonjong, Desa Sindangraja, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami perkembangan baru. Pelaku, Ay (25), telah ditetapkan sebagai tersangka dan ternyata merupakan residivis kasus penganiayaan di wilayah hukum Polres lain.

Informasi ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra. Ay telah diamankan dan ditahan sejak Kamis (3/7/2025). Ia menyerang korban menggunakan taring babi yang telah dimodifikasi setelah ditegur karena dalam pengaruh minuman keras.

Kejadian bermula pada Rabu (2/7/2025) sekitar pukul 18.45 WIB. Korban, yang melihat pelaku terjatuh di pinggir jalan, kemudian meminta saksi untuk membantu. Namun, pelaku malah melawan dan menyerang korban. Perkelahian pun terjadi hingga pelaku akhirnya mengeluarkan taring babi dan menyerang korban secara brutal, menyebabkan luka robek di pelipis kiri dan kanan.

Baca Juga  Festival Bangun Desa di Subang Berjalan Sukses, Semarakkan Hari Desa dan Bangkitkan Potensi Lokal

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera mengamankan pelaku dan menyerahkannya ke Polres Tasikmalaya Kota. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain taring babi modifikasi dan pakaian pelaku. Ay saat ini ditahan di Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani proses hukum.

Status Ay sebagai residivis menunjukkan bahwa tindakan penganiayaan ini bukanlah kasus insidental, melainkan indikasi adanya pola perilaku kekerasan yang harus ditangani secara serius.

Kejadian ini juga menunjukkan efektivitas kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam menangani kasus kekerasan.

ShareTweetSend
Previous Post

Lima Wartawan Gadungan Ditangkap di Sumedang, Teror dan Peras Kades Hingga Jutaan Rupiah

Next Post

Polres Pangandaran Ringkus Pengedar Obat Keras Jenis Eksimer dan Double L, 761 Butir Obat Diamankan

BeritaTerkait

Berita

Tim DVI Polda Jabar Terima 39 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Hingga Hari Ketiga

Januari 27, 2026
Berita

Polwan Polda Jabar Salurkan Bantuan Peralatan Ibadah untuk Korban Bencana Cisarua, Kuatkan Iman di Tengah Ujian

Januari 27, 2026
Berita

KLARIFIKASI HOAX-FABRICATED CONTENT [HOAKS] Rekaman Penumpang ATR 42-500 Sebelum Jatuh

Januari 27, 2026

Berita Terbaru

Berita

Tim DVI Polda Jabar Terima 39 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Hingga Hari Ketiga

Januari 27, 2026

Polwan Polda Jabar Salurkan Bantuan Peralatan Ibadah untuk Korban Bencana Cisarua, Kuatkan Iman di Tengah Ujian

Januari 27, 2026

KLARIFIKASI HOAX-FABRICATED CONTENT [HOAKS] Rekaman Penumpang ATR 42-500 Sebelum Jatuh

Januari 27, 2026

Biro SDM Polda Jabar Kembangkan Ketahanan Pangan, Tanam Uwi Ungu di Bandung Barat

Januari 27, 2026

KLARIFIKASI HOAX – FABRICATED CONTENT [SALAH] Trump Mau Pindahkan Jutaan Warga Israel ke Papua

Januari 26, 2026

Brimob Polda Jabar Hadirkan Bus Sekolah Gratis, Mudahkan Mobilitas Pelajar di Tasikmalaya

Januari 26, 2026

Bandung         Indramayu

Powered by Evermos

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA

© 2025 Tribratanews Polda Jabar - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.