Polres Garut menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan gencar melaksanakan Operasi Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD), atau yang lebih dikenal dengan Operasi Cipta Kondusif. Operasi ini bertujuan untuk menjamin kenyamanan warga dan wisatawan yang menikmati momen akhir pekan di Kabupaten Garut.
Kegiatan yang berlangsung dari Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 18–19 Oktober 2025, ini dipimpin langsung oleh Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto. Dalam operasi ini, Polres Garut mengerahkan 478 personel gabungan dari berbagai unsur, termasuk Polri, TNI, Brimob, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Sejak pukul 21.00 WIB, tim gabungan mulai menyisir berbagai lokasi yang dianggap rawan terhadap tindak kriminalitas di seluruh wilayah Kabupaten Garut. Sasaran operasi meliputi pusat kota, area perkantoran pemerintah, jalur-jalur wisata populer, hingga titik-titik yang sering menjadi tempat berkumpulnya remaja.
Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, menjelaskan bahwa dalam operasi ini, pihaknya mengedepankan pendekatan yang humanis melalui metode “Park, Walk, and Talk.” Metode ini memungkinkan petugas untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, memberikan imbauan terkait kamtibmas, serta melakukan upaya pencegahan aktif terhadap berbagai bentuk kejahatan jalanan, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selain melaksanakan patroli humanis, Polres Garut juga menggelar patroli Blue Light di jalur-jalur yang diidentifikasi rawan terhadap aksi geng motor dan balap liar. Kegiatan ini sejalan dengan Maklumat Kapolda Jabar terkait penertiban premanisme dan geng motor, sebagai upaya untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Garut.










