Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karawang meluncurkan inovasi pelayanan publik bertajuk “Polantas Menyapa”. Program ini dirancang untuk mewujudkan pelayanan yang cepat, transparan, humanis, dan yang terpenting, bebas dari praktik pungutan liar (pungli).
Personel Satlantas kini aktif turun langsung ke lokasi layanan publik seperti SATPAS dan Samsat Karawang. Mereka bertugas memberikan edukasi, membantu masyarakat dalam proses administrasi, serta memastikan seluruh layanan berjalan profesional dan akuntabel.
Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Abdurrahman Hidayat, menegaskan bahwa “Polantas Menyapa” adalah manifestasi nyata reformasi pelayanan di tubuh Polri.
“Program ini adalah manifestasi komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar AKP Abdurrahman Hidayat.
AKP Abdurrahman Hidayat menekankan bahwa pelayanan di Satpas maupun Samsat harus bebas dari pungli. Petugas diwajibkan bersikap responsif dan siap memberi solusi atas setiap kendala administrasi yang dialami masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapat informasi yang benar, mudah diakses, dan bebas dari pungutan liar,” tambahnya.
Program ini bertujuan membangun kedekatan emosional antara polisi dan masyarakat. Melalui pendekatan empatik dan komunikasi dua arah, Polantas berupaya memperkuat kembali kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polri bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga mitra pelayanan yang hadir dengan hati,” pungkas AKP Abdurrahman.
AKP Abdurrahman berharap, “Polantas Menyapa” dapat menciptakan ekosistem pelayanan yang berintegritas dan berpihak pada kepentingan publik, sejalan dengan semangat Transformasi Polri Presisi.










