Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, memimpin langsung kegiatan Peletakan Batu Pertama Rumah Ibadah Non-Muslim di lingkungan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Aksi ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dan Yayasan Kemala Bhayangkari dalam menanamkan nilai toleransi dan kebhinekaan di sektor pendidikan.
Pembangunan rumah ibadah ini meliputi empat tempat ibadah di satu kawasan yang sama: Gereja Protestan dan Gereja Katolik (masing-masing 90 m²), serta Vihara dan Pura (masing-masing 36 m²). Wakapolri melakukan prosesi ini bersama tokoh lintas agama, menjadikannya simbol kuat persaudaraan dan penghormatan terhadap keberagaman.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolri juga meresmikan Masjid An-Nahdah Suhanda yang sudah rampung dibangun. Kehadiran lima rumah ibadah di satu kawasan pendidikan ini mengirimkan pesan kuat.
“Melalui pembangunan berbagai rumah ibadah di satu kawasan pendidikan, kita ingin menanamkan nilai toleransi dan kebersamaan sejak dini. Keberagaman harus menjadi kekuatan bangsa,” tegas Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo.
Kegiatan bersejarah yang dihadiri oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, Pejabat Utama Mabes Polri, dan tokoh lintas agama ini, juga dirangkaikan dengan bakti sosial dan santunan bagi anak yatim.
Polri dan Yayasan Kemala Bhayangkari menegaskan komitmen untuk membangun lembaga pendidikan unggulan yang berkarakter Bhayangkara, menjunjung tinggi nilai toleransi, persatuan, dan kemanusiaan di tengah keberagaman bangsa.










