Memasuki masa libur panjang awal tahun 2026, pihak kepolisian mulai melakukan rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan di kawasan wisata Puncak. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur resmi memberlakukan sistem satu arah (one way) dari arah Jakarta menuju Puncak pada Jumat (2/1).
Langkah diskresi kepolisian ini mulai diterapkan sejak pukul 08.00 WIB untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diprediksi akan terus meningkat menjelang akhir pekan pasca-pergantian tahun.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ika Cakra Mustika, menjelaskan bahwa pemberlakukan one way bersifat situasional. Keputusan ini diambil berdasarkan pemantauan real-time terhadap kepadatan arus lalu lintas, baik yang mengarah ke atas (Puncak/Cianjur) maupun yang turun menuju Jakarta.
“Sementara saat ini, untuk arus lalu lintas yang mengarah Jakarta dari arah Cianjur ditutup di seputaran Gunung Mas, Puncak, Bogor,” ungkap Kanit Gakkum, Jumat siang.
Hingga pukul 11.30 WIB, sistem satu arah menuju Puncak masih diberlakukan mengingat arus kendaraan dari arah ibu kota terpantau masih mendominasi jalur tersebut.
Selain fokus pada rekayasa jalur, pihak kepolisian juga menekankan pentingnya keselamatan berkendara di tengah kondisi alam yang kurang bersahabat. Personel di lapangan terus memberikan imbauan agar pengendara tetap disiplin dan mengikuti instruksi petugas demi mencegah terjadinya kecelakaan.
Kanit Gakkum secara khusus memberikan perhatian kepada para pengendara sepeda motor. Mengingat kawasan Puncak saat ini kerap diguyur hujan yang disertai turunnya kabut tebal, risiko kecelakaan akibat jalan licin dan jarak pandang yang terbatas menjadi sangat tinggi.
“Selalu perhatikan kondisi cuaca, terutama bagi pemotor. Mengingat cuaca hujan disertai kabut tebal masih terjadi,” imbuhnya.
Polres Cianjur memastikan personel akan tetap disiagakan di sepanjang jalur Puncak hingga masa libur tahun baru usai. Sinergi antara pemantauan arus secara intensif dan penempatan petugas di titik-titik penyekatan diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi wisatawan serta menjaga ketertiban lalu lintas di jalur utama Jawa Barat tersebut.










