Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung Rapat Koordinasi Pengamanan (Rakorpam) pertandingan Liga 1 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Polrestabes Bandung, Kamis (8/1/2026). Rapat ini digelar untuk mematangkan strategi pengamanan laga “El Clasico Indonesia” yang menjadi perhatian nasional.
Dalam arahannya, Kapolda Jabar menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan Panitia Pelaksana (Panpel). Seluruh rangkaian pengamanan akan mengedepankan pendekatan preventif dan preemtif guna menjamin kelancaran pertandingan.
Kapolda juga memberikan imbauan tegas kepada para Bobotoh agar tidak memaksakan diri datang ke stadion tanpa tiket resmi, serta dilarang membawa barang berbahaya seperti senjata tajam, minuman keras, dan kembang api (flare).
“Kami meminta para pendukung untuk tidak melakukan aksi sweeping kendaraan berpelat nomor tertentu dan tidak terpancing provokasi. Tindakan anarkis hanya akan merugikan tim Persib yang saat ini tengah bersaing di puncak klasemen,” ujar Kapolda Jabar.
Sementara itu, sesuai keputusan Panpel, pendukung Persija Jakarta (The Jak Mania) dilarang hadir di Stadion GBLA. Kapolda mengimbau agar kedua kubu suporter bijak dalam bermedia sosial dan menghindari ujaran kebencian. Dengan persiapan matang ini, Polda Jabar berharap pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.










