No Result
View All Result
Tribratanews Polda Jabar
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA
Polri TV
Tribratanews Polda Jabar
No Result
View All Result
Tribratanews Polda Jabar
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA
Home Berita

Indonesia Resmi Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS, Dorong Perdamaian yang Adil dan Berkelanjutan

Januari 21, 2026
in Berita, Hukum, Internasional, Keamanan, Nasional
Reading Time: 2 mins read
Indonesia Resmi Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS, Dorong Perdamaian yang Adil dan Berkelanjutan

Indonesia secara resmi mengumumkan keputusannya untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump. Keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen Indonesia untuk mendukung stabilitas dan perdamaian yang berkelanjutan di Palestina, khususnya di Jalur Gaza yang telah lama dilanda konflik.

Pengumuman tersebut tertuang dalam pernyataan bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, dan para menlu dari tujuh negara lainnya, yaitu Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Pernyataan tersebut diunggah oleh Kementerian Luar Negeri RI di media sosial pada Kamis (22/1).

“Para menteri mengumumkan keputusan bersama negara-negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian,” demikian bunyi pernyataan tersebut, yang menegaskan kesepakatan bulat dari delapan negara untuk berpartisipasi aktif dalam upaya perdamaian di Gaza.

Pemerintah dari masing-masing negara akan segera menindaklanjuti keputusan ini dengan menandatangani dokumen keikutsertaan sesuai dengan prosedur hukum nasional yang berlaku. Langkah ini menunjukkan keseriusan dan komitmen yang kuat dari negara-negara tersebut untuk mewujudkan perdamaian di Gaza.

Indonesia, bersama dengan negara-negara lainnya, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya perdamaian yang diinisiasi oleh Presiden Trump. Mereka juga berkomitmen untuk mendorong Dewan Perdamaian agar dapat memainkan perannya secara efektif sebagai “otoritas sementara” di Jalur Gaza, Palestina.

Inisiatif pembentukan Dewan Perdamaian ini telah tercantum dalam Rencana Komprehensif Mengakhiri Konflik Gaza yang didukung oleh Resolusi 2803 Dewan Keamanan PBB. Rencana ini bertujuan untuk mencapai perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Gaza, serta memberikan harapan baru bagi rakyat Palestina.

Langkah yang diambil oleh delapan negara ini diharapkan dapat membantu mempercepat terwujudnya perdamaian yang adil di Jalur Gaza. Mereka juga menekankan pentingnya menghormati hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara berdaulat sesuai dengan hukum internasional.

“Dengan demikian, terbukalah jalan bagi terwujudnya keamanan dan stabilitas bagi semua negara dan rakyat di kawasan tersebut,” demikian bunyi pernyataan bersama tersebut, yang mencerminkan harapan akan masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat di kawasan Timur Tengah.

Menlu RI, Sugiono, dalam keterangan terpisah, menjelaskan bahwa keputusan Indonesia untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza didasari oleh keyakinan bahwa perdamaian yang adil dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui dialog dan negosiasi yang inklusif, serta dengan menghormati hak-hak seluruh pihak yang terlibat dalam konflik.

“Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung perjuangan bangsa Palestina dalam meraih kemerdekaan dan hak-haknya. Kami percaya bahwa Dewan Perdamaian Gaza dapat menjadi platform yang efektif untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di wilayah tersebut,” ujar Menlu Sugiono.

Pekan lalu, Presiden Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian yang melibatkan sejumlah tokoh penting, termasuk utusan khususnya, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner. Lembaga ini bertugas mengawasi mobilisasi sumber daya internasional bagi Gaza, termasuk bantuan kemanusiaan dan pembangunan infrastruktur.

Namun, langkah tersebut memicu reaksi beragam dari komunitas internasional. Sejumlah negara Eropa khawatir inisiatif ini dapat menggeser peran sentral PBB dalam menangani konflik global. Meskipun demikian, Indonesia tetap optimis bahwa Dewan Perdamaian Gaza dapat memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di wilayah tersebut.

ShareTweetSend
Previous Post

Kemenkes RI: Kasus Super Flu Menurun, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Next Post

Polres Ciamis Tingkatkan Profesionalisme Personel Melalui Latihan Pengawalan Rutin

BeritaTerkait

Berita

Kapolres Cianjur Pimpin Operasi Gabungan Sita 87 Knalpot Brong, Tegakkan Aturan Demi Kenyamanan Masyarakat

April 3, 2026
Berita

Bantuan Sembako dari Polsek Cileunyi Ringankan Beban Warga Kurang Mampu di Kampung Pasir Wangi

April 3, 2026
Berita

Dubes Iran Apresiasi Peran Indonesia Fasilitasi Perdamaian Timur Tengah

April 3, 2026

Discussion about this post

Berita Terbaru

Berita

Kapolres Cianjur Pimpin Operasi Gabungan Sita 87 Knalpot Brong, Tegakkan Aturan Demi Kenyamanan Masyarakat

April 3, 2026

Bantuan Sembako dari Polsek Cileunyi Ringankan Beban Warga Kurang Mampu di Kampung Pasir Wangi

April 3, 2026

Dubes Iran Apresiasi Peran Indonesia Fasilitasi Perdamaian Timur Tengah

April 3, 2026

Jumat Berkah Brimob Polda Jabar: Berbagi Kebaikan di Jatinangor dan Rancaekek, Pererat Sinergi dengan Masyarakat

April 3, 2026

Polres Cimahi Kerahkan Personel Amankan Perayaan Paskah 2026, Jamin Kekhusyukan Ibadah Umat Kristiani

April 3, 2026

Polres Karawang Jamin Keamanan dan Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

April 3, 2026

Bandung         Indramayu

Powered by Evermos

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA

© 2025 Tribratanews Polda Jabar - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.