Tim Psikologi SDM Polda Jawa Barat telah bergerak cepat untuk memberikan dukungan psikologis bagi masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya penanganan pascabencana yang lebih luas, yang dikoordinasi oleh Polda Jabar untuk membantu memulihkan kondisi emosional dan mental para korban, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia yang mengalami tekanan psikologis akibat bencana alam yang dahsyat ini.
Kegiatan trauma healing ini dirancang untuk memberikan dukungan komprehensif melalui pendekatan psikososial yang terstruktur. Tim Psikologi SDM Polda Jabar memberikan pendampingan emosional yang intensif, menawarkan sesi konseling sederhana namun efektif, dan menyelenggarakan permainan edukatif yang dirancang khusus untuk anak-anak. Selain itu, tim juga aktif membangun komunikasi suportif dengan para pengungsi, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman di lokasi pengungsian. Tujuan utama dari upaya ini adalah untuk mengurangi rasa cemas, takut, dan stres yang dialami para korban, serta membantu mereka membangun kembali rasa aman dan optimisme yang mungkin hilang akibat kejadian traumatis ini.
“Kami memahami betapa beratnya beban psikologis yang harus ditanggung oleh para korban longsor ini,” ujar Kabid Humas Polda Jabar. “Oleh karena itu, kami hadir di sini untuk memberikan dukungan yang mereka butuhkan, membantu mereka mengatasi trauma, dan membangun kembali harapan untuk masa depan.”
Kegiatan trauma healing ini dilaksanakan secara paralel dengan upaya penanganan bencana lainnya yang melibatkan berbagai elemen, termasuk Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar, Biddokkes Polda Jabar, TNI, BPBD, Basarnas, relawan, dan masyarakat setempat. Sinergi antara berbagai pihak ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua aspek penanganan bencana, baik fisik maupun psikologis, dapat ditangani secara efektif dan efisien.
Menurut data sementara yang berhasil dikumpulkan, bencana longsor ini telah berdampak signifikan pada sekitar 30 rumah. Jumlah korban yang terdaftar mencapai kurang lebih 114 orang, dengan rincian 21 orang selamat, 4 orang meninggal dunia, dan sekitar 89 orang masih dalam proses pencarian. Data ini menunjukkan betapa seriusnya dampak bencana ini dan urgensi untuk memberikan bantuan yang komprehensif kepada para korban.
Polda Jabar telah menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan dukungan menyeluruh kepada masyarakat terdampak, baik secara fisik maupun psikologis, hingga mereka dapat kembali pulih dan bangkit dari keterpurukan. Dukungan ini mencakup penyediaan tempat tinggal sementara, bantuan logistik, pelayanan kesehatan, serta program-program pemulihan ekonomi dan sosial.
Kegiatan trauma healing ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pemulihan psikologis para korban longsor di Desa Pasirlangu. Dengan dukungan yang tepat, diharapkan mereka dapat mengatasi trauma, membangun kembali rasa percaya diri, dan kembali berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat.











Discussion about this post