Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jawa Barat melaksanakan penanaman uwi ungu seluas 1 hektare di Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Kegiatan ini merupakan pilot proyek Biro SDM Polda Jabar dengan menitikberatkan peran Bakomsus (Bintara Kompetensi Khusus) sebagai penggerak utama dalam pengembangan komoditas pangan baru yang berkelanjutan dan bernilai ekonomis.
Kepala Biro SDM Polda Jabar, Kombes Pol Fadli Samad, mengatakan bahwa lahan penanaman disiapkan secara bertahap dengan sistem bedengan.
“Untuk tahap awal, lahan yang kami siapkan seluas 1 hektare dan telah dibuat 70 bedengan dari total rencana 100 bedengan,” ujar Fadli, Senin (26/1/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 bedengan telah ditanami uwi ungu dengan total 1.500 bibit. Penanaman dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan lahan serta kondisi tanah dan cuaca.
“Kami sudah memulai penanaman pada 25 bedengan dengan total 1.500 bibit uwi ungu,” jelasnya, didampingi Kabag Pembinaan Karier (Kabagbinkar) Biro SDM Polda Jabar, AKBP Condro Sasongko.
Untuk menunjang pertumbuhan tanaman, Biro SDM Polda Jabar juga telah memasang anjir atau lanjaran bambu sebagai penyangga tanaman uwi ungu. Fadli menambahkan, pihaknya telah menyiapkan pengembangan bibit uwi ungu dalam jumlah lebih besar guna mendukung perluasan lahan tanam. Bibit tersebut dikembangkan oleh lulusan Bakomsus angkatan pertama Polda Jabar.
“Sebanyak 4.500 bibit uwi ungu telah kami siapkan untuk melanjutkan penanaman pada bedengan yang belum terisi,” katanya.
Ke depan, Biro SDM Polda Jabar menargetkan perluasan lahan tanam hingga 2 hektare pada Februari 2026 dengan total sekitar 8.000 bibit uwi ungu.
“Target kami pada Februari nanti penanaman uwi ungu dapat mencapai 2 hektare dengan sekitar 8.000 bibit, tetap dengan mengedepankan peran Bakomsus sebagai ujung tombak,” ungkap Kombes Fadli.
Melalui pilot proyek ini, Biro SDM Polda Jabar berharap program tersebut dapat menjadi contoh bagi jajaran kepolisian maupun masyarakat dalam mengembangkan ketahanan pangan. Selain itu, uwi ungu diharapkan menjadi alternatif komoditas pangan inovatif yang memiliki nilai tambah ekonomi.
“Kami berharap program ini dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk mengembangkan komoditas pangan baru yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan,” tutupnya.











Discussion about this post