Polres Purwakarta bergerak cepat dalam mematangkan kesiapan pengamanan menjelang lonjakan mobilitas masyarakat pada Hari Raya mendatang. Hal ini ditegaskan melalui partisipasi aktif jajaran Polres Purwakarta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar di Aula Biro Ops Polda Jawa Barat, Selasa (27/1/2026).
Rakor yang dipimpin oleh Karo Ops Polda Jabar, Kombes Pol Laode Aries Al Fathar, ini menjadi momentum bagi Polres Purwakarta untuk menyusun strategi pengamanan yang terintegrasi di wilayah hukumnya.
Sebagai langkah memperkuat keamanan di titik-titik Rawan, Polres Purwakarta dipastikan akan menerima BKO sebanyak 40 personel Brimob. Pasukan elit ini akan disiagakan di lokasi strategis, meliputi Mako Polres Purwakarta, Rest Area KM 88, dan Rest Area KM 72.
Selain itu, Pos Cikopo akan kembali dioptimalkan sebagai pos utama pengendalian operasi. Hal ini bertujuan agar pengendalian personel dan pemantauan arus lalu lintas di gerbang utama jalur mudik dapat berjalan lebih efisien dan terukur.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasi Humas AKP Enjang Sukandi, menegaskan bahwa Operasi Ketupat Lodaya adalah agenda prioritas yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima agar masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. Fokus kami adalah memastikan jalur strategis seperti Arteri Jomin–Cikopo dan Dawuan tetap lancar, serta mengantisipasi titik-titik rawan kecelakaan,” jelas AKP Enjang Sukandi.
Beberapa poin utama yang dibahas dalam persiapan ini meliputi:
- Rekayasa Lalu Lintas: Persiapan skema contra flow dan pemaksimalan jalur alternatif.
- Pengamanan Rest Area: Menjamin keamanan di tempat istirahat, masjid, hingga SPBU.
- Objek Vital: Peningkatan patroli di kawasan wisata dan kuliner yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung.
Komitmen Pelayanan Prima
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama. Kehadiran personel di setiap titik diharapkan mampu menekan angka kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi pemudik yang melintasi wilayah Purwakarta.
“Dengan perencanaan matang dan sinergi yang solid, kami berharap pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 berjalan optimal, menghadirkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Purwakarta,” pungkas Enjang.











Discussion about this post