Suasana khidmat dan penuh duka menyelimuti Masjid Mapolres Garut pada Selasa (27/1/2026). Jajaran personel Polres Garut melaksanakan salat gaib sebagai bentuk penghormatan terakhir dan empati mendalam atas gugurnya dua anggota Polri terbaik dari Polres Cimahi saat menjalankan tugas kemanusiaan.
Ibadah tersebut ditujukan untuk mendoakan almarhum Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, yang gugur dalam pengabdian saat menangani bencana longsor di wilayah hukum Polda Jabar.
Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, memimpin langsung momen duka tersebut. Ia menyampaikan bahwa gugurnya kedua personel tersebut merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Kegiatan ini adalah wujud solidaritas dan doa bersama kami agar kedua almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Mereka adalah putra-putra terbaik yang gugur saat menjalankan tanggung jawab mulia demi keselamatan masyarakat,” ujar AKBP Yugi Bayu Hendarto.
Lebih lanjut, AKBP Yugi menekankan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh personel kepolisian akan risiko nyata yang dihadapi dalam setiap misi kemanusiaan. Dedikasi almarhum yang tetap bertugas di tengah ancaman bencana longsor mencerminkan nilai sejati Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Semoga pengabdian almarhum menjadi teladan bagi kita semua. Nilai keikhlasan dan pengorbanan yang mereka tunjukkan adalah bukti nyata dedikasi tanpa batas kepada negara,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polres Garut juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan berat ini.
“Semoga kedua almarhum husnul khotimah dan diampuni segala dosanya. Kami berharap semangat juang mereka terus menginspirasi kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan misi kemanusiaan yang penuh risiko,” pungkas Kapolres Garut.
Pelaksanaan salat gaib ini menunjukkan bahwa ikatan persaudaraan antar-personel Polri tetap kokoh, melampaui batas wilayah tugas demi menghargai setiap tetes keringat dan nyawa yang dikorbankan demi kemanusiaan.










Discussion about this post