Layanan Lapor Pak Polisi Siap Mas Indramayu di nomor WhatsApp 0819-9970-0110 kembali menunjukkan respons cepat dan humanis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kali ini, seorang warga bernama Tarmidi melaporkan kondisi darurat yang dialaminya di Perumahan BDI 2, Kelurahan Margadadi, Kabupaten Indramayu, yang terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.
Di dalam rumah, terdapat anggota keluarganya bernama Darum bin Kasman (68) yang sedang sakit dan tidak mampu berjalan, sementara akses keluar rumah terputus akibat banjir setinggi sekitar 60 sentimeter.
Laporan tersebut diterima Polsek Indramayu pada Selasa, 27 Januari 2026, sekitar pukul 12.29 WIB. Tanpa menunggu lama, Kapolsek Indramayu, AKP Indrie Hapsari, S.H., bersama anggota langsung bergerak menuju lokasi.
Setibanya di Perumahan BDI 2, petugas mendapati korban dalam kondisi lemah. Berdasarkan keterangan keluarga, Darum menderita sakit komplikasi jantung dan gagal ginjal, sehingga membutuhkan penanganan segera dan tidak memungkinkan untuk dievakuasi sendiri.
“Kami langsung berkoordinasi dengan pelapor dan selanjutnya melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Indramayu untuk membantu proses evakuasi,” ujar AKP Indrie Hapsari, Kamis, 29 Januari 2026.
Kondisi banjir yang cukup tinggi membuat kendaraan tidak bisa menjangkau rumah korban. Petugas pun menyiapkan peralatan evakuasi, termasuk tandu, untuk memastikan proses pemindahan berjalan aman.
Dengan penuh kehati-hatian, korban akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam rumah menuju mobil keluarga. Selanjutnya, Darum dibawa ke rumah keluarga di wilayah Karanganyar, Kecamatan Pasekan, untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
“Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar dan korban dapat dibawa oleh pihak keluarga,” kata AKP Indrie.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menegaskan bahwa layanan 110 atau Lapor Pak Polisi Siap Mas Indramayu di nomor WhatsApp 0819-9970-0110 disiapkan sebagai saluran cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, khususnya dalam situasi darurat.
“Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat segera menghubungi Polri saat membutuhkan pertolongan. Setiap laporan yang masuk akan kami respon secara cepat dan humanis,” ujarnya.
Langkah cepat tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, terutama saat warga menghadapi kondisi darurat akibat bencana.











Discussion about this post