Dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mengantisipasi tindak kriminalitas C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), Polresta Bandung menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli malam berskala besar pada Senin, 2 Februari 2026. Operasi yang dimulai pukul 21.00 WIB ini menyasar berbagai titik rawan di seluruh wilayah hukum Polresta Bandung sebagai langkah nyata Polri dalam memelihara stabilitas kamtibmas.
Kegiatan patroli di tingkat Polres dipimpin langsung oleh Kabagops Polresta Bandung, Kompol Aep Suhendi, S.H., dengan melibatkan 20 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi. Sementara itu, di tingkat kewilayahan, operasi dilakukan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran yang dipimpin oleh para Kapolsek dengan menggandeng personel TNI, instansi terkait, hingga elemen masyarakat seperti tokoh agama dan tokoh pemuda untuk memperkuat sinergitas di lapangan.
Dalam operasionalnya, Polresta Bandung menerapkan metode Blue Light Patrol atau patroli dengan menyalakan lampu biru sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah malam. Pendekatan yang digunakan pun sangat humanis melalui taktik CB Stop–Walk–Talk, di mana petugas berhenti dan berjalan kaki untuk berdialog langsung dengan warga yang ditemui. Langkah ini bertujuan untuk menyerap informasi sekaligus memberikan edukasi keamanan secara persuasif kepada masyarakat.
Sasaran patroli ini mencakup area yang sangat luas, mulai dari objek vital seperti perkantoran pemerintah, pusat perbankan, gerai ATM, SPBU, hingga pusat perbelanjaan. Tidak hanya fokus pada kriminalitas jalanan dan balapan liar, petugas juga memberikan perhatian khusus pada titik-titik rawan bencana seperti lokasi genangan banjir dan tanah longsor, serta memantau keamanan di lokasi pengungsian korban bencana. Selain patroli terbuka, personel juga menjalankan kegiatan kring serse untuk mendeteksi secara dini setiap potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, menegaskan bahwa patroli intensif ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam memastikan kedaulatan keamanan di wilayah Kabupaten Bandung. Ia menyatakan bahwa langkah preventif ini sangat efektif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, sehingga situasi wilayah tetap kondusif terutama pada jam-jam rawan.
Berdasarkan laporan akhir kegiatan, tidak ditemukan adanya tindak pidana C3 maupun gangguan kriminalitas menonjol lainnya di wilayah hukum Polresta Bandung. Secara keseluruhan, situasi kamtibmas dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali, menunjukkan keberhasilan koordinasi antara petugas keamanan dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungannya masing-masing.











Discussion about this post