Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, menegaskan komitmennya untuk memastikan bulan Ramadan 2026 di wilayah Jawa Barat berjalan tanpa gangguan kamtibmas. Jenderal bintang dua ini memerintahkan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Jabar untuk menabuh genderang perang terhadap peredaran minuman keras (miras) dan obat-obatan terlarang.
Instruksi tegas ini disampaikan Kapolda di sela-sela kegiatannya melakukan pengecekan jalur mudik di wilayah Cianjur, Kamis (5/2/2026).
Target Operasi: Jawa Barat Bersih dari Miras
Kapolda menekankan bahwa sasaran utama penindakan sebelum memasuki bulan puasa adalah pembersihan peredaran zat-zat yang dapat memicu keresahan masyarakat. Ia ingin memastikan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan miras maupun obat keras terbatas di setiap sudut daerah.
“Sasaran pertama kami sebelum Ramadan adalah menindak dan mencegah peredaran obat terlarang serta minuman keras. Seluruh Polres harus bergerak bersama-sama,” tegas Irjen Pol. Rudi Setiawan.
Kapolda juga menambahkan bahwa hasil dari penindakan tersebut tidak akan ditunda-tunda prosesnya. Seluruh barang bukti yang berhasil disita akan segera dimusnahkan sebagai bentuk transparansi dan ketegasan Polri.
Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan C3
Selain fokus pada penyakit masyarakat, Polda Jabar juga akan mengintensifkan penindakan terhadap pelaku kejahatan konvensional yang kerap meningkat menjelang Idulfitri, seperti Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas).
Langkah preventif dan represif ini dirancang sedemikian rupa agar masyarakat, baik warga lokal maupun pemudik yang melintasi Jawa Barat, merasa tenang dan terlindungi.
“Kami akan maksimalkan untuk menekan angka kejahatan. Fokus kami adalah memberikan kenyamanan bagi masyarakat Jawa Barat maupun mereka yang sedang melakukan perjalanan melintasi wilayah ini selama momen Ramadan hingga Idulfitri nanti,” ujarnya.
Layanan Keamanan Maksimal
Melalui operasi besar-besaran ini, Polda Jabar berharap dapat menciptakan situasi yang kondusif sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas peredaran miras atau pergerakan kelompok kriminal di lingkungan masing-masing guna mendukung terciptanya Jawa Barat yang aman dan tertib.











Discussion about this post