PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) secara khusus menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Jawa Barat. Apresiasi ini diberikan atas tindakan cepat, tepat, dan tegas kepolisian dalam mengungkap praktik ilegal penyalahgunaan LPG bersubsidi 3 Kg yang merugikan masyarakat dan negara.
Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan langsung dalam kegiatan konferensi pers di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Selasa (10/2/2026).
Apresiasi Atas Penegakan Hukum yang Profesional
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menyatakan bahwa keberhasilan Polda Jabar dalam membongkar praktik pengoplosan gas merupakan bukti nyata profesionalisme Polri dalam melindungi hak masyarakat kecil.
“Kami sangat mengapresiasi langkah berani dan respons cepat dari Polda Jawa Barat. Kerja keras jajaran Ditreskrimsus Polda Jabar dalam mengungkap kasus ini adalah bentuk perlindungan nyata bagi warga yang berhak menerima subsidi energi,” ujar Satria.
Polda Jabar: Komitmen Tanpa Kompromi
Menanggapi apresiasi tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepolisian akan terus menjadi garda terdepan dalam mengawal distribusi barang bersubsidi. Sinergi dengan Pertamina dianggap sebagai kunci utama dalam menutup celah kecurangan.
“Kami berterima kasih atas dukungan Pertamina. Penegakan hukum ini tidak hanya soal menangkap pelaku, tetapi juga menjaga keselamatan publik dari risiko ledakan akibat pemindahan isi gas secara ilegal,” jelas Kombes Hendra.
Dukungan Penuh dan Sanksi Tegas PHU
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap kinerja kepolisian, Pertamina Patra Niaga memastikan tidak akan memberi ampun bagi mitra distribusi yang terlibat. Satria menegaskan bahwa Pertamina akan langsung menjatuhkan sanksi Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) bagi pangkalan yang terbukti menyelewengkan LPG 3 Kg.
“Kami berdiri bersama Polda Jabar untuk memastikan energi subsidi sampai ke tangan yang tepat. Kolaborasi ini akan terus kami perkuat agar tidak ada lagi oknum yang berani bermain-main dengan hak rakyat,” tambah Satria.
Ajakan Kolaborasi untuk Masyarakat
Menutup rangkaian apresiasi, Pertamina mengimbau masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan. Jika menemukan indikasi penyimpangan, warga diminta melapor ke Pertamina Call Center 135 atau kepada pihak berwajib.











Discussion about this post