Satuan Lalu Lintas Polres Bogor memprioritaskan pengelolaan arus balik kendaraan dari kawasan wisata Puncak menuju Jakarta dan sekitarnya setelah tercatat total sekitar 24 ribu kendaraan melintas hingga Senin (16/2) siang, yang memicu kepadatan di sejumlah titik jalur utama.
Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas satu arah (one way) menuju arah bawah diberlakukan mulai pukul 12.15 WIB untuk mengurai antrean kendaraan yang hendak kembali ke arah Jakarta.
“Untuk kendaraan yang menuju Puncak sampai pukul 12.00 WIB tercatat kurang lebih 14 ribu unit. Sementara arus kendaraan yang turun menuju arah Jakarta dan sekitarnya sekitar 10 ribu unit,” ujar Ardian saat ditemui di Simpang Gadog, Ciawi.
Pada pagi hari, pihak kepolisian sempat memberlakukan sistem one way arah atas untuk mengakomodasi lonjakan wisatawan menuju Puncak. Setelah sekitar pukul 11.00 WIB lalu lintas dinormalisasi menjadi dua arah, namun peningkatan signifikan kendaraan yang turun membuat kepolisian kembali menerapkan one way arah bawah.
“Antrean kendaraan arah Jakarta sempat mengular hingga kawasan Rest Area Gunung Mas. Oleh karena itu, kami memutuskan memprioritaskan arus balik wisatawan untuk mencegah penumpukan kendaraan yang lebih panjang,” jelasnya.
Volume kendaraan yang turun masih berpotensi bertambah, dengan sejumlah kendaraan masih tertahan di beberapa titik jalur Puncak dan menunggu giliran bergerak. Kepolisian akan melakukan evaluasi berkala sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 WIB untuk menyesuaikan rekayasa lalu lintas sesuai kondisi lapangan.
Selain mengatur aliran kendaraan, Satlantas Polres Bogor juga mengimbau wisatawan untuk mengatur waktu kepulangan lebih awal dan memastikan kondisi kendaraan prima sebelum menempuh perjalanan. Cuaca hujan yang mengguyur kawasan Puncak menjadi perhatian khusus, karena jalanan basah dan licin meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Kawasan ini juga dikenal rawan longsor dan pohon tumbang saat hujan deras.
“Kami mengimbau pengendara tetap berhati-hati, jaga jarak aman antarkendaraan, serta tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan atau lereng tebing. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Ardian.
Pihak kepolisian juga mengingatkan pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan mengikuti informasi resmi terkait rekayasa lalu lintas agar perjalanan arus balik dapat berlangsung aman dan lancar.











Discussion about this post