Arus balik libur Tahun Baru Imlek 2026 di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada Selasa (17/2/2026) siang. Ribuan kendaraan pribadi wisatawan terpantau mulai meninggalkan berbagai objek wisata menuju kota asal seperti Bandung dan Jakarta.
Guna mengantisipasi kemacetan panjang, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut telah melakukan tindakan tegas dengan menerapkan sistem satu arah atau oneway sebanyak tujuh kali di dua jalur utama.
Fokus Penguraian di Jalur Leles dan Limbangan
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Lucky Martoyo, menjelaskan bahwa kepadatan kendaraan terkonsentrasi di dua titik nadi lalu lintas Garut, yakni jalur arteri Leles-Kadungora dan jalur nasional Limbangan-Malangbong yang mengarah ke Nagreg.
Hingga Selasa siang, petugas telah melakukan manajemen arus sebagai berikut:
- Jalur Kadungora: 3 kali sistem oneway.
- Jalur Limbangan: 4 kali sistem oneway.
“Peningkatan arus memang sudah terjadi. Di jalur Kadungora kami telah menerapkan sistem satu arah sebanyak tiga kali, sementara di Limbangan sudah empat kali guna memastikan kendaraan tidak menumpuk di area pasar dan persimpangan,” jelas AKP Lucky Martono.
Truk Besar dan Arus Wisatawan Jadi Pemicu
Kepadatan kali ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, dominasi kendaraan roda empat milik wisatawan yang keluar secara bersamaan dari objek wisata di Garut. Kedua, tidak adanya pembatasan bagi kendaraan besar (truk), sehingga laju kendaraan di jalur arteri dan nasional cenderung melambat saat melintasi tanjakan atau tikungan tajam.
Sebagai langkah antisipasi lebih lanjut, Polres Garut telah menyiapkan skenario cadangan. Jika sistem oneway dinilai sudah tidak mencukupi untuk menampung volume kendaraan, polisi akan mengalihkan arus ke sejumlah jalur alternatif guna memecah konsentrasi massa di gerbang keluar menuju Bandung.
Puncak Arus Balik Diprediksi Hingga Malam Hari
Polisi memperkirakan kepadatan arus balik libur Imlek ini masih akan terus berlangsung hingga Selasa malam. Hal ini disebabkan masih adanya sejumlah wisatawan yang bertahan di beberapa lokasi wisata dan baru berencana melakukan perjalanan pulang saat hari mulai gelap.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap bersabar, mematuhi instruksi petugas di lapangan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima saat menghadapi antrean lalu lintas.











Discussion about this post