Kabar membahagiakan datang dari kancah sepak bola Eropa, di mana penjaga gawang kebanggaan Indonesia, Maarten Paes, tengah bersiap melakoni momen bersejarah bersama klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. Kiper berusia 27 tahun yang dikenal dengan ketenangannya di bawah mistar ini berada di posisi terdepan untuk menjaga gawang Ajax dalam laga kontra NEC Nijmegen di Amsterdam Arena, Minggu (22/2) dini hari WIB. Kesempatan emas ini terbuka setelah kiper utama Vitezslav Jaros harus menepi sejenak akibat cedera, memberikan ruang bagi Paes untuk membuktikan kualitasnya di level tertinggi kompetisi Eredivisie. Dukungan pun mengalir deras, termasuk dari legenda sepak bola Belanda, Hans Kraay Jr., yang meyakini bahwa Paes adalah sosok penjaga gawang yang sangat kompeten dan siap memberikan rasa aman bagi pertahanan Ajax.
Bagi publik sepak bola tanah air, nama Maarten Paes sudah menjadi simbol ketangguhan sejak debut fenomenalnya bersama Timnas Indonesia pada akhir 2024 lalu. Penampilannya yang luar biasa, terutama saat menggagalkan eksekusi penalti bintang Arab Saudi, Salem Al-Dawsari, masih segar dalam ingatan dan kini berbuah apresiasi tinggi. Aksi heroik tersebut secara resmi masuk dalam nominasi bergengsi Save of the Year pada ajang PSSI Awards 2026. Tidak hanya satu, aksi penyelamatan gemilang Paes saat menahan gempuran Australia di Jakarta juga turut masuk dalam daftar nominasi, bersaing ketat dengan nama-nama hebat lainnya seperti Emil Audero hingga Hilmansyah.
Nominasi ini merupakan bagian dari perhelatan PSSI Awards perdana yang bertujuan memberikan penghargaan bagi para pahlawan di dalam dan luar lapangan. Selain kategori penyelamatan terbaik, ajang ini juga akan mengapresiasi pemain terbaik putra dan putri, pemain muda berbakat, hingga penghargaan khusus bagi legenda dan suporter. Antusiasme masyarakat sangat diharapkan untuk ikut memberikan suara (voting) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pemain. Dukungan untuk Maarten Paes dapat diberikan secara daring melalui situs resmi PSSI atau secara luring di MRT Bundaran HI Creative Hall hingga 26 Februari mendatang, dengan pengumuman pemenang yang akan menjadi kado manis pada agenda FIFA Series bulan Maret.
Langkah Paes di Ajax Amsterdam bukan hanya sekadar pencapaian karier pribadi, melainkan juga kebanggaan nasional yang menunjukkan bahwa talenta Indonesia mampu berbicara banyak di panggung dunia. Dengan mentalitas baja yang sering ia tunjukkan bersama Skuad Garuda, debutnya di Amsterdam Arena akhir pekan ini diharapkan menjadi awal dari perjalanan panjang yang gemilang di Eropa. Mari kita berikan energi positif dan dukungan doa agar Maarten Paes dapat tampil maksimal, menjaga gawangnya tetap perawan, dan terus menginspirasi generasi muda sepak bola Indonesia untuk berani bermimpi setinggi langit.





Discussion about this post