Menanggapi bencana tanah longsor yang melanda Dusun Cisoka, Desa Citengah, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sumedang bersama Kodim 0610/Sumedang menunjukkan gerak cepat dalam penanganan pasca-bencana. Sinergi kedua institusi ini ditegaskan melalui Apel Penanganan Bencana yang digelar di halaman Kantor Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Senin (23/2/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika bersama Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto. Selain diikuti oleh personel TNI dan Polri, kegiatan ini juga melibatkan unsur Forkopimcam Sumedang Selatan, perangkat desa, serta para relawan dari Fly For Humanity.
Kegiatan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk mengoordinasikan seluruh elemen lintas sektor yang terjun langsung di wilayah terdampak, khususnya di Dusun Cisoka RT 004 RW 002. Fokus utama apel tidak hanya pada kesiapan fisik personel, tetapi juga pada penguatan manajemen di lapangan agar seluruh proses penanganan berjalan efektif dan meminimalkan risiko kecelakaan kerja bagi para petugas.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika dalam arahannya memberikan penekanan khusus pada faktor keamanan. Mengingat kondisi geografis yang masih rawan, ia meminta seluruh personel untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya pergerakan tanah susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama selama bertugas. Saya mengingatkan seluruh anggota untuk selalu mematuhi arahan pimpinan di lapangan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Kapolres
Sejalan dengan hal tersebut, Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto menyatakan bahwa disiplin tinggi dan kepatuhan terhadap garis komando adalah kunci keberhasilan operasi di lapangan. Hal ini sangat diperlukan, terutama saat pelaksanaan korve atau kerja bakti pembersihan material longsor serta penanganan infrastruktur yang terdampak.
Melalui konsolidasi kekuatan ini, diharapkan proses pemulihan di Desa Citengah dapat berlangsung lebih cepat dan optimal. Kehadiran aparat TNI-Polri di lokasi bencana diharapkan mampu memberikan rasa aman serta dukungan psikologis bagi masyarakat terdampak, sembari memastikan jalur koordinasi tetap terbuka demi keselamatan bersama.











Discussion about this post