Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat memberikan kado spesial bagi masyarakat kurang mampu di bulan suci Ramadan 2026. Melalui program kemanusiaan yang masif, Kapolda Jabar menginstruksikan pembangunan 30 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) secara serentak di berbagai wilayah Jawa Barat.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata Polri dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan mendukung program strategis pemerintah.
Sebagai tindak lanjut di tingkat kewilayahan, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono terjun langsung mengecek kesiapan salah satu sasaran program tersebut di Kampung Pasirsari Lebak, Desa Patrolsari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Senin (23/2/2026). Pengecekan dilakukan terhadap rumah milik Bapak Enda (75), seorang lansia yang selama ini menghuni rumah dengan kondisi memprihatinkan.
Kapolresta Bandung menegaskan bahwa program ini merupakan pengejawantahan langsung dari kebijakan Kapolda Jabar yang selaras dengan misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan sebagai pelayan masyarakat yang peka terhadap kesulitan hidup warga di sekelilingnya.
“Program 30 unit Rutilahu se-Jawa Barat ini adalah amanat Bapak Kapolda Jabar untuk memastikan masyarakat mendapatkan hunian yang layak di bulan penuh berkah ini. Di Kabupaten Bandung, kami memastikan pembangunan rumah Bapak Enda akan segera direalisasikan agar manfaatnya cepat dirasakan,” ujar Kapolresta Bandung di sela peninjauannya.
Selain meninjau calon lokasi rumah baru, Kapolresta juga melakukan evaluasi terhadap dua rutilahu yang sebelumnya telah selesai dibangun oleh Polresta Bandung, yakni milik Bapak Enjang (43) dan Ibu Imas Tuti (39). Hal ini dilakukan demi menjamin kualitas bangunan yang didirikan benar-benar kokoh dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi para penerima manfaat.
Sepanjang tahun 2026, Polresta Bandung telah secara konsisten merealisasikan tiga unit rumah layak huni. Kapolda Jabar melalui program ini berharap agar kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat semakin erat, sekaligus memicu semangat gotong royong warga setempat dalam membantu sesama.
“Kami berharap bantuan rutilahu ini dapat meningkatkan martabat dan kualitas hidup keluarga penerima. Inilah bukti nyata bahwa kepolisian hadir sebagai pengayom yang memberikan solusi konkret atas persoalan sosial di masyarakat,” pungkasnya.











Discussion about this post