Guna menjamin kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan, Kepolisian Sektor (Polsek) Majalaya menggelar operasi pemberantasan premanisme dan pungutan liar (pungli). Operasi yang menyasar titik-titik keramaian ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa di wilayah Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Majalaya, Kompol Suyatno, dengan mengerahkan personel gabungan piket fungsi untuk menyisir jalur-jalur rawan kriminalitas jalanan.
Antisipasi Kejahatan Jalanan di Jam Rawan
Operasi yang berlangsung pada pukul 16.00 hingga 17.00 WIB ini difokuskan pada pengamanan aktivitas warga yang sedang berburu takjil (ngabuburit) serta perjalanan pulang kerja. Polisi menilai waktu sore hari merupakan jam rawan terjadinya gangguan keamanan karena tingginya mobilitas masyarakat di luar rumah.
“Tujuan utama kami adalah mengantisipasi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat pengguna jalan. Kami ingin memastikan warga merasa aman saat beraktivitas menjelang berbuka puasa,” tegas Kompol Suyatno.
Selain premanisme, patroli ini juga menargetkan pencegahan tindak kriminalitas C3 (Curanmor, Curat, dan Curas) serta aksi begal yang berpotensi muncul di tengah keramaian.
10 Orang Terjaring dan Diberi Pembinaan
Dalam penyisiran tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang dicurigai melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum. Hasilnya, sebanyak sepuluh orang yang diduga melakukan praktik premanisme berhasil diamankan.
Mayoritas dari mereka yang terjaring berprofesi sebagai juru parkir liar, buruh, dan pengamen yang beroperasi di titik-titik krodit lalu lintas.
“Sepuluh orang tersebut kami bawa untuk didata dan diberikan dokumentasi. Mereka diberikan pembinaan secara humanis agar ke depannya tidak lagi melakukan tindakan yang mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat,” jelas Suyatno.
Situasi Majalaya Aman Terkendali
Hingga berakhirnya operasi, situasi di wilayah hukum Polsek Majalaya dilaporkan tetap aman dan kondusif. Polisi memastikan patroli serupa akan terus ditingkatkan selama bulan Ramadan untuk menekan ruang gerak pelaku kejahatan dan memberikan rasa tenang bagi para jamaah maupun pengguna jalan.
Dengan adanya operasi ini, diharapkan praktik pungutan liar dan aksi premanisme di Majalaya dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan damai.











Discussion about this post