Keluarga besar Batalyon A Pelopor Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Jawa Barat menunjukkan rasa empati yang mendalam atas wafatnya Arianto Tawakal dalam insiden yang terjadi di Tual, Provinsi Maluku. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, jajaran personel menggelar Shalat Ghaib dan doa bersama pada Jumat (27/2/2026).
Kegiatan religi yang berlangsung khusyuk ini dilaksanakan di Masjid Jami Al-Muhajirin, Mako Brimob Polda Jabar, Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Puluhan personel hadir menundukkan kepala, mendoakan almarhum serta memohon kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Komandan Batalyon (Danyon) A Pelopor Satbrimob Polda Jabar, Kompol Dr. Fajar Cahyono, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa duka yang terjadi di Maluku merupakan duka mendalam bagi seluruh keluarga besar Korps Brimob Polri, lintas wilayah hukum.
Dalam arahannya, Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi momentum penting bagi setiap personel untuk melakukan introspeksi diri dalam menjalankan tugas kedinasan sehari-hari.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas di lapangan,” tegasnya
Danyon A Pelopor juga mengingatkan seluruh anggotanya bahwa jati diri kepolisian adalah sebagai pelayan, pengayom, dan pelindung masyarakat. Oleh karena itu, setiap personel Brimob dituntut untuk selalu menjaga integritas serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap tindakan.
Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap tugas yang dijalankan selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan aturan hukum yang berlaku. Komitmen ini menjadi prioritas utama untuk menjaga dan memperkuat kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Melalui kegiatan Shalat Ghaib ini, Satbrimob Polda Jabar berharap doa yang dipanjatkan dapat memberikan kedamaian bagi almarhum. Selain itu, kegiatan ini menjadi simbol solidaritas tanpa batas jarak, sekaligus mempertegas janji setiap personel untuk terus mengevaluasi diri demi memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.











Discussion about this post