No Result
View All Result
Tribratanews Polda Jabar
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA
Polri TV
Tribratanews Polda Jabar
No Result
View All Result
Tribratanews Polda Jabar
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA
Home Berita

Peringatan Pemerintah: Campak Bukan Penyakit Ringan, Risiko Komplikasi Berat dan Kematian Masih Mengintai

Maret 4, 2026
in Berita
Reading Time: 2 mins read

Pemerintah kembali mengingatkan masyarakat bahwa penyakit campak bukan sekadar ruam biasa yang bisa sembuh sendiri, melainkan infeksi serius yang berpotensi menyebabkan komplikasi berat hingga kematian, khususnya pada anak-anak. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti masih adanya kesalahpahaman di masyarakat yang menganggap campak sebagai penyakit ringan, padahal penyakit ini sangat menular dan dapat dicegah melalui imunisasi.

Campak disebabkan oleh virus dari kelompok morbillivirus yang menyerang saluran pernapasan. Penularannya sangat cepat dan mudah menyebar melalui percikan droplet saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Virus ini dapat bertahan di udara atau permukaan benda selama beberapa waktu, sehingga risiko penularan sangat tinggi, terutama di lingkungan yang padat penduduk seperti sekolah dan permukiman. Dalam kondisi tanpa kekebalan, satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus kepada banyak orang di sekitarnya. Tingginya tingkat penularan ini membuat campak sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) ketika cakupan imunisasi menurun.

Gejala awal campak biasanya berupa demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan rasa lemas. Beberapa hari kemudian, muncul ruam kemerahan yang menyebar dari wajah ke seluruh tubuh. Meskipun sebagian anak sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu, risiko komplikasi serius tetap mengintai, terutama pada kelompok rentan seperti balita, anak dengan gizi kurang, dan mereka yang daya tahan tubuhnya lemah.

Komplikasi paling umum dari campak adalah radang paru-paru (pneumonia), yang dapat menyebabkan sesak napas, gagal napas, bahkan kematian. Selain itu, infeksi bisa menyebar ke otak dan menyebabkan ensefalitis, yang dapat memicu kejang, gangguan kesadaran, bahkan kerusakan saraf permanen. Campak juga dapat menyebabkan diare berat yang berujung dehidrasi parah. Pada kasus tertentu, infeksi ini dapat memicu kondisi langka dan mematikan yang disebut subacute sclerosing panencephalitis (SSPE), yang muncul beberapa tahun setelah infeksi awal dan berpotensi menyebabkan kematian.

Data dari WHO menunjukkan bahwa campak masih menjadi salah satu penyebab utama kematian anak akibat penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan vaksin. WHO menegaskan bahwa cakupan imunisasi minimal 95 persen diperlukan untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). Jika cakupan imunisasi menurun di bawah angka tersebut, risiko wabah dan kejadian luar biasa meningkat secara signifikan.

Di Indonesia, program imunisasi nasional telah menyertakan vaksin campak dan rubella (MR) dalam imunisasi dasar lengkap. Vaksin ini terbukti aman dan efektif dalam melindungi anak dari infeksi berat. Anak yang sudah menerima dua dosis vaksin memiliki perlindungan sangat tinggi terhadap virus. Bahkan jika terinfeksi, gejala yang muncul biasanya lebih ringan dibandingkan anak yang belum divaksin.

Selain imunisasi, pencegahan campak juga meliputi pemenuhan gizi seimbang dan pemberian vitamin A sesuai anjuran tenaga kesehatan. Vitamin A terbukti mengurangi risiko komplikasi dan menurunkan angka kematian pada anak yang terinfeksi campak. Pendekatan ini dilakukan secara menyeluruh agar kesehatan anak tetap optimal selama menghadapi risiko penyakit.

Peran orang tua sangat penting dalam melindungi anak dari bahaya campak. Pastikan jadwal imunisasi lengkap dan tepat waktu, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika ada keraguan, serta menyaring informasi kesehatan secara kritis dari sumber yang terpercaya. Tenaga kesehatan di puskesmas dan fasilitas layanan primer terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar pemahaman tentang bahaya campak semakin meningkat dan pengetahuan tentang pentingnya imunisasi semakin meluas.

Campak bukan penyakit ringan dan tidak bisa dianggap remeh. Tingkat penularan yang tinggi serta risiko komplikasi berat dan kematian menjadikan imunisasi sebagai langkah paling efektif dan efisien dalam upaya pencegahan. Melalui kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan kasus campak dapat ditekan seminimal mungkin sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan terlindungi dari penyakit yang sebenarnya bisa dicegah ini.

ShareTweetSend
Previous Post

Kabid Humas Polda Jabar Siapkan Pengamanan Mudik Lebaran dan Bantuan Sosial Rutilahu

Next Post

Kapolda Jabar Rudi Setiawan Soroti Prestasi Program Sosial, Bangun 168 Rumah Layak untuk Masyarakat Kurang Mampu

BeritaTerkait

Berita

Kapolres Cianjur Pimpin Operasi Gabungan Sita 87 Knalpot Brong, Tegakkan Aturan Demi Kenyamanan Masyarakat

April 3, 2026
Berita

Bantuan Sembako dari Polsek Cileunyi Ringankan Beban Warga Kurang Mampu di Kampung Pasir Wangi

April 3, 2026
Berita

Dubes Iran Apresiasi Peran Indonesia Fasilitasi Perdamaian Timur Tengah

April 3, 2026

Discussion about this post

Berita Terbaru

Berita

Kapolres Cianjur Pimpin Operasi Gabungan Sita 87 Knalpot Brong, Tegakkan Aturan Demi Kenyamanan Masyarakat

April 3, 2026

Bantuan Sembako dari Polsek Cileunyi Ringankan Beban Warga Kurang Mampu di Kampung Pasir Wangi

April 3, 2026

Dubes Iran Apresiasi Peran Indonesia Fasilitasi Perdamaian Timur Tengah

April 3, 2026

Jumat Berkah Brimob Polda Jabar: Berbagi Kebaikan di Jatinangor dan Rancaekek, Pererat Sinergi dengan Masyarakat

April 3, 2026

Polres Cimahi Kerahkan Personel Amankan Perayaan Paskah 2026, Jamin Kekhusyukan Ibadah Umat Kristiani

April 3, 2026

Polres Karawang Jamin Keamanan dan Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

April 3, 2026

Bandung         Indramayu

Powered by Evermos

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA

© 2025 Tribratanews Polda Jabar - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.