Jajaran Polres Banjar menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap keselamatan dan mobilitas masyarakat dengan melakukan perbaikan Jembatan Gantung Pentasan, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan gotong royong yang menyasar akses vital di Dusun Purwodadi, Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro.
Dimulai sejak pukul 08.00 WIB, sebanyak 40 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polres Banjar, Polsek Langensari, staf Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Banjar, perangkat desa, serta warga setempat bahu-membahu memperbaiki struktur jembatan. Jembatan sepanjang 100 meter ini merupakan akses krusial yang menghubungkan Desa Waringinsari di Jawa Barat dengan Desa Sidamulya di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Mengingat peran strategis jembatan ini bagi kegiatan ekonomi dan pendidikan antarprovinsi, tim gabungan melakukan serangkaian perbaikan teknis yang mendalam. Petugas melakukan pembersihan dan pengamplasan pada tiang jembatan yang mulai berkarat, diikuti dengan pengecatan ulang untuk melindungi material logam
Selain aspek estetika, fokus utama perbaikan terletak pada keamanan struktur. Petugas secara teliti mengecek baut pengikat yang kendor serta memeriksa kondisi papan kayu yang mulai lapuk. Untuk memperkokoh fondasi, dilakukan pula pengecoran di area sekitar struktur penyangga guna memastikan jembatan tetap stabil saat dilintasi warga setiap harinya.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk tidak hanya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga hadir memberikan solusi atas permasalahan fasilitas umum yang dihadapi warga.
“Kami ingin memastikan bahwa jembatan yang digunakan masyarakat setiap hari ini tetap aman dan layak dilintasi. Keselamatan dan kenyamanan pengguna fasilitas umum adalah prioritas kami,” ujar Kapolres
Kegiatan yang diawali dengan apel kesiapan dan doa bersama ini memperlihatkan sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah kota, dan masyarakat. Kehadiran personel Polri di lapangan tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga memotivasi warga untuk menjaga aset lingkungan secara swadaya.
Melalui perbaikan ini, diharapkan akses mobilitas antarwilayah di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah kembali optimal, sehingga produktivitas masyarakat tetap terjaga tanpa rasa khawatir akan kondisi infrastruktur yang membahayakan.











Discussion about this post