Menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya Kota mengambil langkah antisipatif maksimal untuk menjamin keamanan dan kelancaran para pemudik. Fokus pengamanan diperketat pada jalur arteri selatan Jawa Barat yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat menuju wilayah timur.
Sebagai bentuk penegasan kesiapan operasional, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik krusial pada Sabtu sore (7/3/2026). Pengecekan ini bertujuan memastikan seluruh personel dan sarana prasarana pendukung Operasi Ketupat Lodaya 2026 telah siap siaga seratus persen.
Dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan, Polres Tasikmalaya Kota telah memetakan kekuatan di sepanjang jalur yang membentang dari kawasan Gentong hingga batas wilayah Kabupaten Ciamis. Sebanyak 13 pos strategis didirikan sebagai pusat kendali dan pelayanan, yang terdiri dari:
- 8 Pos Pengamanan (Pospam): Fokus pada menjaga ketertiban dan pengaturan lalu lintas di titik rawan.
- 2 Pos Terpadu: Sebagai pusat koordinasi lintas instansi.
- 3 Pos Pelayanan (Posyan): Disiapkan khusus untuk memberikan bantuan medis, tempat istirahat, dan informasi bagi pemudik.
“Kami melaksanakan pengecekan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2026 pada sejumlah pos pengamanan yang berada di jalur arteri selatan. Hal ini penting untuk memastikan setiap pos memiliki prosedur operasional standar yang jelas dalam melayani masyarakat,” ujar Kapolres
Kawasan Gentong yang dikenal dengan kontur jalan berkelok dan tanjakan curam menjadi perhatian khusus dalam inspeksi kali ini. Kapolres menekankan kepada seluruh jajaran agar senantiasa waspada terhadap potensi kemacetan maupun insiden kecelakaan akibat faktor kelelahan pengemudi atau kendala teknis kendaraan.
Selain kesiapan personel, pengecekan juga meliputi ketersediaan alat komunikasi, lampu penerangan darurat, serta koordinasi dengan alat berat atau derek untuk penanganan cepat jika terjadi hambatan di jalan.
Langkah proaktif yang ditunjukkan oleh pimpinan Polres Tasikmalaya Kota ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan mudik yang aman dan berkesan. Dengan kehadiran pos-pos pengamanan yang tersebar merata, diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan rasa tenang.
Operasi Ketupat Lodaya 2026 ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan misi kemanusiaan untuk memastikan setiap pemudik dapat sampai ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga dalam suasana yang kondusif.











Discussion about this post