Persib Bandung kembali menunjukkan dominasinya di kompetisi Super League 2025-2026 setelah berhasil mengalahkan Persik Kediri dengan skor 3-0 dalam pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (9/3/2026). Meski meraih kemenangan dengan margin cukup lebar, pelatih Bojan Hodak mengakui bahwa jalannya pertandingan tidaklah mudah dan penuh tantangan.
Dalam konferensi pers usai laga, Bojan Hodak menyampaikan bahwa pertandingan tersebut berjalan cukup sulit. Ia menilai bahwa Persik Kediri mampu bertahan dengan disiplin dan solid di lini belakang sepanjang pertandingan. “Pertandingan yang sulit,” ujarnya singkat namun tegas. Menurut Hodak, keunggulan tim tamu terletak pada disiplin mereka dalam bertahan, namun, Berkat strategi yang matang dan ketekunan pemain, Persib mampu memanfaatkan celah di sektor pertahanan lawan.
Pelatih asal Kroasia ini juga menyoroti performa pemainnya yang mampu menjaga intensitas permainan sepanjang laga. Tekanan demi tekanan yang diberikan Persib akhirnya membuahkan hasil, terutama melalui peluang-peluang penting yang diciptakan. “Mereka tim yang bagus dan bertahan dengan baik, tapi saya pikir mereka kehilangan beberapa pemain di pertahanan yang berhasil kami manfaatkan,” tambah Hodak.
Dari segi pencapaian gol, Persib membuka keunggulan melalui tendangan penalti yang dieksekusi Thom Haye pada menit ke-24. Gol ini memberi kepercayaan diri tambahan bagi pemain tuan rumah untuk terus menekan pertahanan Persik Kediri. Tidak lama kemudian, menjelang akhir babak pertama, Persib kembali mendapatkan peluang dari penalti setelah Andrew Jung berhasil mengeksekusi peluang tersebut dengan baik pada menit ke-40. Gol kedua Jung di menit ke-53 semakin memperkuat posisi Persib di atas lapangan.
Walau unggul jauh, pertandingan tidak sepenuhnya berjalan mulus. Persik Kediri beberapa kali memberikan tekanan ke pertahanan Persib dan menciptakan peluang ke gawang Teja Paku Alam. Bojan Hodak juga menyoroti kondisi timnya saat memasuki menit-menit akhir pertandingan. Ia mengamati bahwa konsentrasi pemain sedikit menurun saat skor sudah jauh di depan. Bahkan, Persik hampir mencetak gol balasan ketika sebuah peluang membentur mistar gawang dan bola kemudian berhasil diamankan oleh pemain Persib.
” Kami menciptakan beberapa peluang lagi,” ungkap Hodak. “Mereka sempat punya satu peluang yang mengenai tiang pada menit terakhir saat skor sudah 3-0,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa meskipun ada sedikit penurunan konsentrasi, secara keseluruhan, permainan tim cukup memuaskan dan sesuai harapan.
Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Persib di puncak klasemen sementara Super League 2025-2026. Dengan koleksi 57 poin dari 24 pertandingan, Persib tetap kokoh di puncak dan unggul jauh dari pesaing terdekat. Selain itu, tim Maung Bandung masih memiliki satu pertandingan tunda melawan Borneo FC yang akan digelar pada 15 Maret 2026 di Stadion Segiri, Samarinda. Pertandingan tersebut menjadi peluang bagi Persib untuk menambah poin dan memperlebar jarak dengan pesaing di papan atas.
Secara keseluruhan, kemenangan ini menjadi bukti bahwa Persib tetap konsisten dan mampu tampil impresif di tengah tekanan kompetisi yang ketat. Pelatih Bojan Hodak menyatakan bahwa ia sangat puas dengan performa tim hari ini dan berharap para pemain dapat menjaga fokus dan kebugaran menjelang laga-laga berikutnya.











Discussion about this post