Memasuki fase penentuan di Super League 2025/2026, Persib Bandung kini dihadapkan pada sembilan pertandingan krusial di putaran kedua. Bagi sang kapten, Marc Klok, setiap laga yang tersisa diperlakukan layaknya partai final yang akan menentukan nasib tim di akhir musim. Klok menegaskan bahwa fokus penuh skuad Maung Bandung kini tertuju pada setiap pertandingan yang ada di depan mata, demi menjaga momentum dalam perburuan gelar juara.
“Kami fokus dari pertandingan ke pertandingan. Yang terdekat melawan Semen Padang, dan itu adalah final bagi kami,” ujar Marc Klok, menekankan pentingnya pendekatan laga demi laga. Gelandang andalan Persib bernomor punggung 23 ini meyakini bahwa konsistensi dalam meraih poin penuh di setiap duel adalah kunci utama untuk mendekatkan tim pada target besar di akhir musim. Pengalamannya dalam dua musim terakhir membuatnya semakin optimistis dalam menghadapi situasi penuh tekanan seperti ini.
Ujian terdekat bagi Persib akan datang dari laga tandang melawan Semen Padang FC di Stadion H. Agus Salim, Padang, yang dijadwalkan berlangsung pada awal April 2026. Pertandingan ini menjadi tolok ukur awal sejauh mana Persib dapat menerapkan filosofi “final” di setiap laga yang mereka jalani.
Sementara itu, di tengah padatnya jadwal kompetisi, pelatih Bojan Hodak mengambil langkah strategis dengan memberikan waktu libur kepada para pemainnya. Keputusan ini diambil bertepatan dengan momen Hari Raya Idulfitri 1447 H, serta jeda kompetisi yang dimanfaatkan pula untuk FIFA Series Maret. Pemberian libur ini dilakukan setelah Persib menjalani laga tunda pekan ke-21 melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada 15 Maret lalu. Rencananya, skuad Maung Bandung akan kembali berkumpul dan memulai sesi latihan pada 25 Maret mendatang.
Bojan Hodak menjelaskan bahwa jeda kompetisi ini sangat krusial untuk memulihkan kondisi fisik dan mental para pemain yang diprediksi mengalami kelelahan akibat jadwal pertandingan yang padat, termasuk partisipasi mereka di ajang AFC Champions League Two. “Pemain sangat kelelahan saat ini, jadi mereka butuh waktu untuk beristirahat dan memulihkan kondisi, baik fisik maupun mental,” jelas pelatih asal Kroasia tersebut.
Hodak berharap, setelah masa rehat yang diberikan, para pemain dapat kembali dengan energi dan semangat yang baru. Dengan kondisi fisik dan mental yang lebih segar, Persib diharapkan mampu tampil maksimal dalam sembilan laga penentuan yang akan menjadi penutup perjalanan mereka di musim ini. Semangat baru pasca libur Lebaran dan pemulihan fisik diharapkan menjadi modal berharga bagi Persib untuk mengarungi sisa kompetisi dan mewujudkan ambisi meraih gelar juara Super League 2025/2026.











Discussion about this post