Beredar unggahan video Di jagat maya muncul video yang menampilkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan agar semua aset koruptor dirampas untuk kepentingan rakyat.
CEK FAKTA:
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com melalui Google Search, tidak ditemukan informasi valid Dedi Mulyadi mengusulkan perampasan aset koruptor seperti dalam video yang beredar. Di media sosial milik Dedi Mulyadi juga tidak ditemukan konten tersebut. Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian memeriksa keaslian suara Dedi Mulyadi dalam video menggunakan perangkat Undetectable. Perangkat tersebut dapat mendeteksi keaslian sebuah suara.

Setelah dicek, Undetectable mengindentifikasi bahwa suara Dedi dalam video merupakan AI generatif. Sebagai informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan aset rampasan negara senilai Rp16,39 miliar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 11 Februari 2026. Dikutip dari laman resmi KPK, aset yang merupakan hasil tindak pidana korupsi itu dialihfungsikan untuk fasilitas publik seperti pembangunan sekolah, ruang terbuka hijau (RTH), serta kantor layanan Samsat.
KESIMPULAN:
Suara Dedi dalam video terdeteksi dihasilkan AI. Selain itu, tidak ditemukan informasi valid Dedi Mulyadi mengusulkan perampasan aset koruptor seperti dalam video yang beredar.











Discussion about this post