Sebuah unggahan beredar di media sosial TikTok mengklaim Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu per dolar AS.
Penjelasan
Faktanya setelah memverifikasi klaim yang beredar dengan melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image).Hasilnya, tidak ditemukan sumber dari media kredibel yang mendukung klaim tersebut. Fakta sebenarnya menunjukkan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa hadir dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 23 September 2025 yang mengesahkan RUU APBN 2026 menjadi undang-undang. Dalam forum tersebut, Purbaya menegaskan bahwa APBN 2026 dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperkuat daya beli masyarakat, serta mewujudkan kedaulatan pangan dan energi. Ia sama sekali tidak menyatakan bahwa APBN hanya cukup untuk tiga bulan.

Lebih lanjut, data resmi Kementerian Keuangan menegaskan kondisi APBN 2026 tetap solid. Hingga Maret 2026, pendapatan negara mencapai Rp574,9 triliun dengan pertumbuhan pajak sebesar 20,7 persen. Pemerintah juga memastikan APBN berfungsi sebagai penopang ekonomi di tengah ketidakpastian global. Dengan demikian, informasi yang menyebut APBN hanya cukup untuk tiga bulan dan rupiah akan anjlok adalah hoaks, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan memverifikasi informasi dari sumber resmi.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa APBN RI hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu per dolar AS adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).
Link Referensi : https://tirto.id/salah-narasi-sebut-apbn-ri-hanya-cukup-3-bulan-huUW











Discussion about this post