No Result
View All Result
Tribratanews Polda Jabar
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA
Polri TV
Tribratanews Polda Jabar
No Result
View All Result
Tribratanews Polda Jabar
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA
Home Berita

560 Calon Anggota Polri Jabar Masuki Tahap Krusial Rikkes II: Seleksi Bersih, Transparan, dan Berbasis Kualitas Diri

Juni 8, 2026
in Berita, Polda Jawa Barat
Reading Time: 4 mins read

Ratusan putra dan putri terbaik asal Jawa Barat kini berdiri tepat di ambang gerbang pengabdian kepada negara, dengan cita-cita luhur untuk mengenakan seragam Bhayangkara dan menjadi bagian dari keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia. Setelah melewati serangkaian tahapan seleksi yang panjang, berliku, serta menerapkan standar penilaian yang sangat ketat dan objektif, sebanyak 560 peserta rekrutmen proaktif Polri Tahun Anggaran 2026 masih bertahan dan kini tengah menghadapi salah satu tahapan penentuan, yaitu Pemeriksaan Kesehatan Tahap II atau yang dikenal dengan singkatan Rikkes II.

Di balik seragam olahraga yang mereka kenakan dan wajah-wajah yang tampak penuh harap, tekad kuat, serta kesiapan mental yang matang, tersimpan mimpi besar untuk mengabdi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Perjalanan panjang ini belum berakhir, karena hanya mereka yang benar-benar mampu memenuhi seluruh standar kelayakan, persyaratan, dan kualifikasi yang ditetapkan, yang nantinya berhak melangkah menuju tahap akhir seleksi dan resmi menjadi bagian dari institusi Polri.

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menegaskan komitmen tegas dan tidak tergoyahkan untuk menjaga integritas pelaksanaan rekrutmen ini. Seluruh proses berjalan dengan prinsip BETAH, yang merupakan singkatan dari Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip ini diterapkan secara konsisten agar setiap peserta memiliki kesempatan yang sama dan adil, di mana kelulusan sepenuhnya didasarkan pada kemampuan, kualitas diri, prestasi, serta kelayakan masing-masing individu, tanpa adanya intervensi, pilih kasih, atau praktik-praktik yang melanggar aturan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, memberikan rincian resmi mengenai perkembangan seleksi hingga saat ini. Ia menyampaikan bahwa hingga memasuki tahapan Rikkes Tahap II, jumlah peserta yang masih bertahan dan berhak mengikuti pemeriksaan ini berjumlah 560 orang, yang terbagi berdasarkan jenis kelamin maupun jalur seleksi yang diikuti.

“Jumlah peserta yang mengikuti Pemeriksaan Kesehatan Tahap II sebanyak 560 orang, terdiri dari 497 orang berjenis kelamin pria dan 63 orang berjenis kelamin wanita,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan dalam keterangan persnya di Bandung, Senin (8/6/2026).

Dari jumlah keseluruhan tersebut, rincian pembagian peserta berdasarkan jalur seleksi yang ditempuh adalah sebagai berikut:

·         Jalur Calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol): Sebanyak 53 peserta, yang terdiri dari 49 orang pria dan 4 orang wanita.

·         Jalur Bintara Polri: Sebanyak 428 peserta, yang terdiri dari 369 orang pria dan 59 orang wanita.

·         Jalur Tamtama Polri: Sebanyak 79 peserta, yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.

Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jabar, Kombes Pol. Fadly Samad, menjelaskan bahwa sistem seleksi yang diterapkan berjalan secara objektif dan berprinsip pada mekanisme gugur. Artinya, setiap peserta yang dinilai tidak memenuhi standar kelayakan yang telah ditetapkan secara baku dan ketat di setiap tahapan, harus berhenti dan tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Standar ini mencakup aspek kesehatan fisik, ketahanan tubuh, hingga kondisi kesehatan mental dan psikologis.

Sebagai gambaran ketatnya penilaian tersebut, pada tahapan Rikkes II khusus untuk jalur Akpol, tercatat satu orang peserta pria telah dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan harus mengakhiri perjuangannya pada tahap ini karena tidak lolos dari standar kesehatan yang ditetapkan.

Menurut penjelasan Fadly Samad, perjalanan para peserta yang masih bertahan ini belum berakhir. Setelah melewati ujian kesehatan tahap kedua ini, mereka masih harus melewati serangkaian tahapan penting dan menantang lainnya sebelum akhirnya dihadapkan pada sidang kelulusan akhir yang menentukan nasib mereka.

“Untuk jalur Akpol, setelah Rikkes II peserta akan mengikuti tahapan Penelusuran Mental Kepribadian (PMK), Tes Psikologi Tahap II, dan Pemeriksaan Administrasi Akhir. Sedangkan untuk jalur Bintara dan Tamtama, peserta masih harus mengikuti uji Kesamaptaan Jasmani, Penelusuran Mental Kepribadian, Psikologi Tahap II, Pemeriksaan Administrasi Akhir (Rikmin Akhir), hingga tahap Supervisi yang dilakukan oleh panitia pusat,” jelas Fadly Samad merinci alur seleksi yang akan datang.

Rangkaian tahapan yang masih panjang ini merupakan ujian terakhir yang dirancang secara khusus untuk memastikan bahwa calon anggota Polri yang terpilih nantinya tidak hanya memiliki fisik yang sehat, kuat, dan prima, tetapi juga memiliki mental yang tangguh, integritas yang tinggi, serta karakter yang kokoh dan sesuai dengan kebutuhan institusi kepolisian modern. Polri membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan dedikasi tinggi terhadap negara.

Polda Jabar juga telah menetapkan jadwal resmi pelaksanaan Sidang Terbuka Kelulusan Akhir tingkat Panitia Daerah (Panda) yang menjadi momen puncak penentuan nasib para peserta. Adapun jadwalnya adalah:

·         Jalur Akpol: Sidang akhir dan pengumuman kelulusan akan dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2026.

·         Jalur Bintara dan Tamtama: Sidang akhir dan pengumuman kelulusan dijadwalkan pada tanggal 3 Juli 2026.

Menjelang fase penentuan yang sangat krusial ini, Kabid Humas Polda Jabar kembali mengingatkan dengan tegas kepada seluruh peserta maupun keluarga yang mendampingi, agar tidak mudah percaya atau tergiur oleh tawaran dari pihak-pihak yang mengaku memiliki koneksi atau kekuasaan untuk dapat meloloskan peserta dengan cara instan, jalur belakang, atau dengan imbalan tertentu.

“Polda Jabar berkomitmen penuh menjaga integritas proses seleksi ini agar berjalan adil, jujur, bersih, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Kami mengingatkan kepada seluruh peserta dan orang tua agar percaya sepenuhnya pada kemampuan diri sendiri serta tidak memercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan di luar prosedur resmi dan aturan yang berlaku. Tidak ada jalan pintas, kelulusan hanya ditentukan oleh hasil tes dan penilaian objektif panitia,” tegas Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

Ia menambahkan, untuk menjamin kepercayaan publik dan memastikan prinsip transparansi serta akuntabilitas benar-benar terlaksana, seluruh tahapan seleksi ini diawasi secara sangat ketat, baik oleh tim pengawas internal dari lingkungan Polri maupun tim pengawas eksternal yang berasal dari unsur masyarakat, akademisi, dan instansi terkait. Hal ini dilakukan agar tidak ada celah sekecil apa pun bagi praktik-praktik yang mencederai kemurnian rekrutmen.

Bagi ratusan peserta yang masih bertahan hingga saat ini, setiap tahapan yang mereka lalui bukan sekadar ujian atau tes biasa, melainkan sebuah langkah nyata menuju cita-cita besar untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Di balik angka-angka statistik seleksi yang disampaikan, tersimpan kisah perjuangan, kerja keras, doa tulus dari keluarga, serta harapan besar untuk dapat mengenakan seragam Bhayangkara dengan penuh kehormatan, kebanggaan, dan tanggung jawab yang besar.

ShareTweetSend
Previous Post

Meriahkan HUT ke-80 Bhayangkara, Polres Sumedang Gelar Turnamen Bola Voli Piala Kapolres: Pererat Persaudaraan Lewat Olahraga

Next Post

Persib Bandung Siapkan Skuat Lebih Besar dan Kompetitif Hadapi Empat Kompetisi Musim Depan, 80 Persen Pemain Juara Dipertahankan

BeritaTerkait

Berita

Kawal Hasil Panen, Polres Ciamis Kirim Belasan Ton Jagung Pipil Kualitas Unggul ke Gudang Bulog

Juni 19, 2026
Berita

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Cirebon Gelar Bakti Religi Serentak di 27 Polsek Jajaran

Juni 19, 2026
Berita

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Bandung Upayakan Pemerataan Akses Kesehatan Warga

Juni 19, 2026

Discussion about this post

Berita Terbaru

Berita

Kawal Hasil Panen, Polres Ciamis Kirim Belasan Ton Jagung Pipil Kualitas Unggul ke Gudang Bulog

Juni 19, 2026

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Cirebon Gelar Bakti Religi Serentak di 27 Polsek Jajaran

Juni 19, 2026

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Bandung Upayakan Pemerataan Akses Kesehatan Warga

Juni 19, 2026

Polres Tasikmalaya Gencarkan Bakti Religi dan Salurkan Bantuan di Masjid Agung Mangunreja

Juni 19, 2026

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Purwakarta Gelar Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Juni 19, 2026

Kasus Penyiraman Air Keras Anak di Rancakalong Diusut Tuntas, Korban Alami Luka Serius di Mata dan Kepala

Juni 19, 2026

Bandung         Indramayu

Powered by Evermos

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • CEK FAKTA

© 2025 Tribratanews Polda Jabar - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.