Polresta Cirebon menunjukkan respons cepat tanggap darurat pasca-banjir yang merendam Kecamatan Waled. Sebanyak 9.000 liter air bersih segera disalurkan kepada warga Desa Mekarsari dan Desa Gunungsari, yang sumber air bersihnya (sumur) menjadi keruh dan tidak layak konsumsi akibat genangan air.
Banjir yang melanda dua desa tersebut pada Rabu (19/11) malam mengganggu aktivitas dan mencemari pasokan air, membuat air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga di tengah masa pemulihan.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, melalui Kapolsek Waled AKP M. Fadholi, mengatakan bantuan tersebut merupakan langkah darurat Polresta Cirebon untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Kami memberikan 9.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga,” ujar AKP M. Fadholi, Kamis (20/11).
Kedatangan mobil tangki air disambut antusias warga yang membawa jeriken, galon, dan ember di titik-titik distribusi. Bantuan air bersih ini menjadi sangat berarti di tengah kesulitan warga mendapatkan air layak konsumsi.
Kuwu (Kepala Desa) Mekarsari, Gojin, dan Pemerintah Desa Gunungsari menyampaikan apresiasi tinggi atas respon cepat Polresta Cirebon. Sementara itu, Polresta Cirebon memastikan akan terus memantau kondisi wilayah terdampak dan menyiapkan langkah bantuan tambahan apabila diperlukan.










