Kepolisian Resor (Polres) Cimahi memastikan perayaan Natal 2025 di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) berlangsung kondusif. Melalui pengamanan intensif yang digelar sejak 24 hingga 26 Desember 2025, kepolisian berkomitmen memberikan rasa aman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah secara khidmat.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, terjun langsung memantau situasi di lapangan untuk memastikan standar operasional pengamanan berjalan sesuai rencana.
Sebagai langkah preventif awal, jajaran Polres Cimahi melakukan sterilisasi di berbagai gereja sebelum jemaat datang. Fokus utama pengamanan saat ini masih diprioritaskan pada rumah-rumah ibadah guna mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan.
“Kami awali dengan sterilisasi, kemudian dilanjutkan monitoring ke beberapa gereja besar seperti HKBP, Gereja Santo Ignatius, dan lainnya. Intinya, kami memastikan keamanan melalui penempatan personel di setiap titik,” ujar Kapolres saat memantau situasi, Kamis (25/12/2025).
Ia menambahkan bahwa penjagaan di gereja akan terus berlanjut hingga seluruh rangkaian ibadat selesai. “Sampai besok kami tetap memprioritaskan pengamanan di gereja, karena ada beberapa lokasi yang masih menggelar ibadat. Setelah itu, personel baru akan kami geser ke titik pengamanan berikutnya,” jelasnya.
Dalam gelaran Operasi Lilin Lodaya 2025, Polres Cimahi menerjunkan sebanyak 481 personel yang disebar secara strategis. Tidak hanya di gereja, aparat juga disiagakan di objek vital yang menjadi pintu masuk utama ke wilayah Cimahi dan Bandung Barat.
-
Stasiun Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Penjagaan ketat dilakukan untuk memantau pergerakan penumpang.
-
Jalur Arteri: Monitoring arus lalu lintas guna mencegah kemacetan parah.
-
Kawasan Wisata Lembang: Persiapan pengamanan khusus yang akan dipertebal mulai 27 Desember 2025.
Hingga hari H perayaan Natal, Polres Cimahi melaporkan bahwa arus lalu lintas menuju kawasan wisata, khususnya Lembang, masih terpantau normal. Baik dari jalur tol maupun akses transportasi umum, belum terlihat adanya lonjakan signifikan.
Namun, pihak kepolisian tetap dalam posisi siaga penuh. Kapolres memprediksi arus wisatawan akan mulai membanjiri wilayah Kabupaten Bandung Barat menjelang pergantian tahun.
“Belum ada peningkatan kunjungan hingga hari ini. Kami memprediksi lonjakan wisatawan akan terjadi mulai tanggal 27 Desember hingga awal tahun 2026. Oleh karena itu, mulai tanggal 27 nanti pengamanan akan kami pertebal di titik-titik rawan kepadatan,” pungkasnya.










