Kepolisian Resor (Polres) Garut menurunkan tim untuk melakukan patroli mengantisipasi balapan liar menjelang waktu berbuka puasa di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat. Keberadaan aksi balap liar ini dinilai mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan jiwa.
“Kami melaksanakan patroli tepatnya di Jalan Ibrahim Adjie guna mengantisipasi yang akan melaksanakan balap liar,” kata Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Garut Ipda Ade Sulaeman di sela-sela kegiatan patroli di Garut, Minggu.
Ia menuturkan bahwa kepolisian mendapatkan informasi adanya kegiatan sekelompok orang yang sering melakukan balapan liar di Jalan Raya Ibrahim Adjie atau jalan baru di Kecamatan Tarogong Kaler.
Namun, hasil dari operasi patroli kali ini tidak ditemukan adanya kelompok pemotor yang disinyalir akan melakukan balapan liar. Meskipun demikian, patroli akan terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi balap liar.
“Pantauan di sore ini tidak ditemukan dikarenakan cuaca juga tidak mendukung, landasan basah,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa sehari sebelumnya dilaporkan ada kegiatan balapan liar, dan jajaran kepolisian telah membubarkannya. Tindakan awal yang dilakukan adalah memberikan peringatan dan meminta para pemotor untuk membubarkan diri.
“Tidak ada yang diamankan, hanya dibubarkan,” katanya.
Sebelumnya, ramai di media sosial mengenai kegiatan kelompok anak muda yang berkumpul di Jalan Ibrahim Adjie untuk melakukan balapan secara liar. Aksi para pemotor itu mengganggu kenyamanan dan keamanan pengendara lainnya yang melewati jalur tersebut.
Dengan adanya patroli rutin dan tindakan tegas dari kepolisian, diharapkan aksi balap liar di wilayah Kabupaten Garut dapat dicegah dan ditertibkan, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.











Discussion about this post