Menjelang bulan suci Ramadan 1446 H, Polres Garut meningkatkan intensitas patroli malam hari sebagai langkah antisipatif terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Peningkatan patroli ini merupakan respons terhadap meningkatnya laporan dan kekhawatiran masyarakat akan potensi tindak kriminalitas, premanisme, dan berbagai aksi meresahkan lainnya, terutama di malam hari. Patroli yang digelar Minggu malam (2/3/2025) melibatkan personel dari berbagai satuan, termasuk Satuan Samapta, Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Garut, dan jajaran Polsek di seluruh wilayah Kabupaten Garut.
Fokus utama patroli malam ini adalah mencegah dan menanggulangi beberapa isu yang sering mengganggu ketenangan masyarakat. Beberapa isu tersebut antara lain premanisme, tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pungutan liar (pungli), aksi tawuran atau perang sarung yang kerap terjadi di kalangan pemuda, serta penggunaan petasan secara sembarangan yang dapat membahayakan dan mengganggu ketertiban umum. Selain itu, patroli juga secara khusus menyasar potensi gangguan kamtibmas yang berkaitan dengan fenomena “saur on the road”, di mana sejumlah pengendara sepeda motor kerap melakukan konvoi dengan kecepatan tinggi dan tanpa mengindahkan peraturan lalu lintas, sehingga membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Strategi patroli yang diterapkan Polres Garut melibatkan penyebaran personel ke berbagai titik rawan di Kabupaten Garut. Petugas berpatroli secara mobile dan juga melakukan pengecekan di lokasi-lokasi yang seringkali menjadi tempat berkumpulnya para pemuda atau kelompok yang berpotensi terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum. Dengan melakukan pemantauan dan kehadiran yang intensif di titik-titik rawan tersebut, diharapkan dapat meminimalisir potensi terjadinya gangguan kamtibmas seperti perang sarung dan penggunaan petasan yang dapat mengganggu ketenangan warga dan menimbulkan keresahan.
Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menjelaskan bahwa peningkatan patroli malam ini merupakan komitmen Polres Garut dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Garut, khususnya selama bulan Ramadan. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat Garut, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan. Oleh karena itu, kami akan terus meningkatkan patroli, khususnya pada malam hari, untuk meminimalisir berbagai gangguan keamanan yang dapat meresahkan masyarakat,” tegas AKBP Mochamad Fajar Gemilang.
Selain patroli rutin, Polres Garut juga gencar melakukan koordinasi dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pengurus masjid di berbagai wilayah. Koordinasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya perang sarung, risiko penggunaan petasan, pentingnya tertib berlalu lintas, serta ajakan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Dengan kolaborasi yang kuat antara aparat kepolisian dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan Kabupaten Garut dapat terhindar dari berbagai gangguan keamanan dan ketertiban, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan aktivitas lainnya dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Polres Garut juga menghimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing dan tidak ragu untuk melapor kepada pihak kepolisian jika melihat atau mengetahui adanya kegiatan yang mencurigakan.
SS/TM