Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi telah menyiapkan strategi khusus untuk mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur arteri Sukabumi-Bogor selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu langkah utama yang disiapkan adalah penerapan sistem satu arah atau one way secara situasional.
Kasatlantas Polres Sukabumi, AKP Arif Saepul Haris, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat, terutama pada titik-titik rawan kemacetan yang menjadi urat nadi penghubung Sukabumi dengan Bogor dan Jakarta.
Penerapan one way akan dilakukan dengan memprioritaskan arah yang mengalami lonjakan volume kendaraan paling signifikan.
-
Skenario Menuju Bogor: Jika kepadatan terjadi dari arah Sukabumi menuju Bogor, petugas akan melakukan penyekatan kendaraan dari arah sebaliknya (Bogor/Jakarta) mulai dari persimpangan Gerbang Tol Parungkuda.
-
Skenario Menuju Sukabumi: Jika ekor kepadatan dari exit Tol Parungkuda sudah mencapai KM 70, maka arus dari arah Sukabumi akan disekat di persimpangan Palabuhanratu (Cibadak) untuk menarik arus masuk dari tol
“One way situasional ini melihat bangkitan arus. Jika dari exit tol sudah tersendat hingga KM 70 dan arus sebaliknya lengang, kami terapkan CB (Cara Bertindak) one way untuk menguras arus menuju Sukabumi,” jelas Kasatlantas
Penerapan sistem satu arah ini diprediksi akan berlangsung singkat, berkisar antara 30 hingga 45 menit, mencakup waktu persiapan hingga penormalan kembali arus lalu lintas.
Selain skema one way, Satlantas Polres Sukabumi juga menegaskan aturan pembatasan operasional angkutan barang sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB). Kendaraan dengan sumbu tiga ke atas hanya diperbolehkan melintas pada pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB pada periode tertentu: Tahap I: 19 – 20 Desember, Tahap II: 23 – 28 Desember, Tahap III: 2 – 4 Januari
Langkah pembatasan ini sangat krusial mengingat lonjakan volume kendaraan diprediksi akan mencapai puncaknya pada 31 Desember, bertepatan dengan malam perayaan Tahun Baru.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Personel Satlantas akan disiagakan di titik-titik krusial untuk memantau perkembangan arus secara real-time.
“Kami terus memantau dinamika di lapangan. Semua rekayasa lalu lintas yang kami siapkan bertujuan agar masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dan tidak terjebak kemacetan yang berkepanjangan,” pungkas Kasatlantas










