Sebagai bagian dari upaya strategis menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja, Satlantas Polres Purwakarta menggelar program unggulan “Polantas Menyapa”. Kali ini, petugas menyambangi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purwakarta untuk memberikan pembinaan intensif terkait pentingnya Safety Riding dan budaya tertib berkendara.
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi para siswa untuk memahami lebih dalam mengenai etika berkendara, kewajiban penggunaan helm berstandar SNI, hingga pentingnya kelengkapan dokumen dan perangkat kendaraan.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasi Humas AKP Enjang Sukandi, menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen untuk melakukan upaya preventif sejak dini. Menurutnya, kepiawaian dalam berkendara harus dibarengi dengan tanggung jawab moral di jalan raya.
“Kegiatan Polantas Menyapa ini bertujuan agar pelajar tidak hanya mahir mengendarai kendaraan, tetapi juga memiliki sikap disiplin dan menjunjung tinggi keselamatan diri serta pengguna jalan lainnya,” jelas Kasi Humas
Ia menambahkan bahwa program ini dirancang dengan pendekatan persuasif, agar pesan-pesan keselamatan dapat diterima dengan baik oleh para pelajar tanpa adanya kesan kaku.
Selain memberikan materi teknis, personel Satlantas Polres Purwakarta juga memberikan peringatan keras mengenai bahaya berkendara ugal-ugalan. Fokus utama dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas kepolisian.
“Melalui edukasi sejak dini, kami berharap tertib berlalu lintas menjadi kebiasaan positif yang terbawa hingga dewasa. Dengan begitu, kita bisa mencetak generasi muda yang disiplin dan secara otomatis angka kecelakaan di Kabupaten Purwakarta dapat ditekan,” tambahnya
Langkah proaktif Polres Purwakarta ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Kepala MAN Purwakarta, H. Wahyudin, memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran para personel kepolisian di tengah-tengah siswa.
Menurutnya, dialog langsung antara polisi dan pelajar membuat materi keselamatan jauh lebih mudah dipahami. Interaksi positif ini juga dinilai mampu menghapus jarak antara remaja dan polisi, sehingga siswa lebih merasa nyaman untuk berkonsultasi mengenai aturan hukum berlalu lintas.
Dengan program “Polantas Menyapa”, Polres Purwakarta berharap para pelajar MAN Purwakarta dapat menjadi pioneer atau agen perubahan yang mencontohkan budaya tertib berkendara di lingkungan keluarga maupun pertemanan mereka.










