Aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sumedang. Pada Senin pagi, 23 Februari 2026, personel kepolisian diterjunkan langsung ke lokasi terdampak bencana tanah longsor di Dusun Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, guna melaksanakan kegiatan kerja bakti atau korve massal.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K. Hadir didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Sumedang serta Kapolsek Sumedang Selatan, AKP Sukardi, S.Sos. Kehadiran pimpinan tertinggi Polres Sumedang di lapangan menjadi pemacu semangat bagi para personel dan relawan dalam mempercepat proses pemulihan wilayah tersebut.
Di lokasi bencana, personel Polres Sumedang bahu-membahu bersama TNI, BPBD Kabupaten Sumedang, PMI, serta petugas Pemadam Kebakaran (Damkar). Mereka bergotong royong membersihkan gundukan material tanah dan bongkahan bebatuan yang sempat menutup akses jalan utama warga akibat longsoran tersebut.
Penggunaan peralatan manual dan dukungan sinergi antarinstansi membuat proses evakuasi material berjalan lebih efektif.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menegaskan bahwa kegiatan korve ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat bencana.
“Kami hadir untuk memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak. Sinergi antara Polri, BPBD, PMI, Damkar, dan unsur terkait lainnya merupakan wujud pelayanan tulus kepada masyarakat. Fokus utama kami adalah memastikan akses jalan warga segera normal kembali sehingga mobilitas masyarakat tidak terhambat,” ujar Kapolres di sela-sela kegiatannya.
Selain memimpin pembersihan, Kapolres juga memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan imbauan kamtibmas kepada warga sekitar. Mengingat cuaca yang masih ekstrem, ia meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas tinggi yang bisa memicu bencana susulan.
“Kami mengimbau warga untuk tetap berhati-hati. Segera melapor kepada petugas atau aparat desa apabila melihat tanda-tanda awal pergerakan tanah atau retakan. Langkah antisipasi dini sangat penting untuk mencegah adanya korban jiwa,” tambahnya.
Kegiatan korve berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan hingga situasi di jalur tersebut terpantau kondusif.
Melalui aksi cepat tanggap ini, diharapkan kondisi lingkungan di Dusun Cisoka dapat segera pulih total, sehingga masyarakat Desa Citengah dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.











Discussion about this post