Dedikasi tanpa batas ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam misi kemanusiaan. Tim SAR Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat berhasil mengevakuasi dua korban tertimbun longsor di Desa Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa (3/2/2026).
Keberhasilan ini merupakan buah dari strategi matang dan kerja keras personel kepolisian di lapangan yang menghadapi medan ekstrem demi memberikan kepastian bagi keluarga korban.
Dipimpin langsung oleh Komandan Kompi 2 Batalyon A Pelopor, Iptu Agus Sucipto, S.H., Polri menerapkan analisis pemetaan wilayah yang presisi. Pencarian difokuskan secara sistematis pada dua titik krusial, yakni Zona A dan Zona B.
Untuk menembus ketebalan material tanah yang sulit dijangkau alat berat, Polri mengerahkan Satuan K-9 (Unit Anjing Pelacak). Pengerahan unit khusus ini terbukti efektif; melalui deteksi aroma di titik terdalam Zona A2, personel Brimob berhasil mengidentifikasi posisi korban yang kemudian dievakuasi dengan penuh ketelitian dan penghormatan.
Keberhasilan operasi ini mendapat sorotan langsung dari Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Dr. Fajar Cahyono, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa aksi cepat tanggap ini adalah manifestasi nyata dari moto pengabdian Polri.
“Dedikasi tulus dan semangat pantang menyerah anggota di lapangan adalah bukti nyata bhakti Brimob untuk masyarakat. Teruslah mengabdi dengan hati, karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” tegasnya
Senada dengan hal tersebut, Dansat Brimob Polda Jabar, Kombes Pol. Donyar Kusumadji S.I.K., turut memberikan apresiasi tinggi atas profesionalisme anggotanya yang bertaruh nyawa di medan berbahaya. Ia menekankan bahwa kualitas Bhayangkara sejati diuji saat masyarakat berada dalam kesulitan.
Meski dua korban telah ditemukan, Polri tidak lantas menarik diri. Sebagai bentuk tanggung jawab berkelanjutan, Tim SAR Batalyon A Pelopor tetap disiagakan di lokasi bencana untuk:
- Memantau stabilitas tanah dan potensi longsor susulan.
- Membantu warga dalam proses pembersihan material sisa bencana.
- Memastikan keamanan serta ketertiban wilayah terdampak tetap kondusif.
Upaya kepolisian ini menegaskan peran Polri yang tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat yang paling depan dalam situasi darurat.









Discussion about this post