Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bulan Januari 2026 sebagai puncak musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan analisis BMKG, wilayah Jawa Barat berpotensi mengalami curah hujan tinggi dengan intensitas lebat dan frekuensi yang meningkat. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya bencana banjir dan tanah longsor, terutama di daerah-daerah dengan kontur tanah labil dan sistem drainase yang kurang memadai.
Menanggapi prediksi tersebut, Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di tengah intensitas hujan yang tinggi.
“Kami mengimbau seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati saat mengemudi, terutama pada kondisi hujan. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan,” ujar AKP Riki Kustiawan, Kamis (22/1/2026).
Ia menekankan pentingnya pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh sebelum digunakan, mulai dari tekanan angin dan kondisi ban, fungsi sistem pengereman, hingga kelengkapan dan fungsi lampu kendaraan, seperti lampu utama, lampu rem, dan lampu sein. Selain itu, kondisi mesin juga harus dipastikan dalam keadaan baik dan tidak mengalami gangguan teknis.
“Dengan melakukan pemeriksaan kendaraan secara rutin, pengendara dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Pemeriksaan ini juga dapat mencegah kerusakan kendaraan yang berpotensi menghambat perjalanan,” tegasnya.
AKP Riki juga mengingatkan agar pengendara selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan yang licin akibat hujan. Ia menyarankan agar pengendara menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya dan menghindari manuver yang berbahaya.
Khusus bagi pengendara roda dua, ia menegaskan pentingnya menggunakan helm standar SNI dan membawa jas hujan sebagai perlengkapan wajib. Bahkan, apabila kondisi cuaca dinilai tidak memungkinkan, seperti hujan deras disertai angin kencang, masyarakat disarankan untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak demi keselamatan bersama. Polres Tasikmalaya Kota juga telah menyiapkan tim siaga bencana untuk mengantisipasi terjadinya banjir atau tanah longsor di wilayah hukumnya.











Discussion about this post