Di tengah hiruk pikuk tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Garut Jawa Barat (Jabar) tak pernah melupakan sentuhan kemanusiaan. Melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Polres Garut terus berupaya memberikan kehidupan yang lebih baik bagi warga yang kurang mampu. Kali ini, kebahagiaan terpancar dari raut wajah Dayat Hidayat (69), warga Kampung Balong Miji RT 003 RW 004, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, yang rumahnya disulap menjadi hunian yang layak dan nyaman berkat program Rutilahu Polres Garut.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (25/02/2026) pukul 09.00 WIB ini, dipimpin langsung oleh Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, bersama jajaran Pejabat Utama Polres Garut, unsur Forkopimcam Karangpawitan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.
“Program ini merupakan wujud nyata kepedulian Polda Jawa Barat dan Polres Garut terhadap masyarakat yang kurang mampu. Kami berharap, bantuan ini dapat memberikan kehidupan yang lebih baik dan lebih layak bagi Bapak Dayat dan keluarga,” ujar AKBP Yugi Bayu Hendarto dalam sambutannya.
Dayat Hidayat, penerima bantuan Rutilahu, sehari-hari tidak bekerja dan tinggal di rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Dinding rumahnya reyot, atapnya bocor, dan lantainya masih berupa tanah. Kondisi ini tentu sangat tidak layak untuk dihuni, terutama bagi seorang lansia seperti Dayat.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Polisi yang telah membantu memperbaiki rumah saya. Dulu rumah saya bocor dan dindingnya sudah mau roboh. Sekarang, saya punya rumah yang bagus dan nyaman,” ungkap Dayat dengan mata berkaca-kaca.
Proses rehabilitasi rumah Dayat dilakukan secara gotong royong oleh personel Polres Garut, dibantu oleh warga setempat. Dalam waktu singkat, rumah Dayat berhasil disulap menjadi hunian yang layak huni. Dinding rumah diperbaiki, atap diganti, lantai dikeramik, dan fasilitas lainnya dilengkapi.
Kapolres Garut berharap, bantuan ini tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak bagi Dayat, tetapi juga memberikan semangat baru untuk menjalani kehidupan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus peduli terhadap sesama dan saling membantu, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan masyarakat,” tegas AKBP Yugi Bayu Hendarto.
Program Rutilahu Polres Garut ini merupakan salah satu dari sekian banyak program sosial yang dilakukan oleh Polres Garut untuk membantu masyarakat. Selain Rutilahu, Polres Garut juga aktif dalam kegiatan sosial lainnya, seperti bakti sosial, donor darah, dan bantuan kepada korban bencana alam.
Melalui berbagai kegiatan sosial ini, Polres Garut ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Polres Garut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan yang terbaik, demi mewujudkan Kabupaten Garut yang aman, nyaman, dan sejahtera.











Discussion about this post