Polres Sumedang bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sumedang menunjukkan komitmen nyata dalam upaya pemenuhan gizi masyarakat dengan meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Peresmian Dapur MBG ini dilaksanakan di Gedung Eks RM. Semar, Dusun Silegok, Desa Paseh Kidul, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Senin (13/10/2025).
Dapur MBG ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengolahan dan penyaluran makanan, tetapi juga menerapkan standar operasional prosedur (SOP) keamanan pangan yang sangat ketat. Setiap menu makanan yang diolah wajib melalui proses rapid test makanan untuk memastikan tidak mengandung zat atau bahan berbahaya.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menegaskan bahwa pendirian dapur SPPG ini merupakan cerminan komitmen Polri dan Bhayangkari dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.
“Kami ingin memastikan makanan yang dikonsumsi benar-benar sehat, aman, dan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang anak serta kesehatan ibu hamil,” ujar Kapolres
Dapur MBG Sumedang didukung oleh 50 tenaga relawan dan karyawan yang bertugas mulai dari tahap pengolahan hingga distribusi. Nantinya, makanan bergizi siap santap akan disalurkan kepada total 3.669 penerima manfaat yang tersebar di sembilan desa di Kabupaten Sumedang, dengan jumlah penerima terbanyak berada di Desa Paseh Kaler.
Selain pengawasan dari ahli gizi profesional, tim Dokes (Dokter Kesehatan) Polres Sumedang juga ditugaskan untuk melakukan pemantauan rutin terhadap kebersihan peralatan masak dan kualitas bahan pangan yang digunakan.
Kapolres berharap, langkah yang diambil ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan dapur MBG yang aman dan berkualitas.
“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum. Tetapi juga dalam menjaga kualitas hidup masyarakat melalui pangan yang sehat dan terjamin. Ini adalah bentuk pengabdian kami kepada masyarakat,” pungkas Kapolres.










