CIAMIS – Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ciamis berhasil menggulung komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas provinsi yang kerap beraksi di lingkungan masjid. Dua pelaku berinisial KS dan A tak berkutik setelah diringkus petugas usai melancarkan aksinya di wilayah Kecamatan Rancah, Minggu (1/3/2026).
Penangkapan ini bermula dari respons cepat kepolisian atas laporan warga melalui layanan Call Center 110 yang mengadukan hilangnya sepeda motor saat jemaah sedang khusyuk menjalankan ibadah salat tarawih.
Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, mengungkapkan bahwa kedua tersangka bukan pemain baru. Berdasarkan hasil investigasi, KS dan A merupakan residivis yang memiliki jaringan operasi di wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah.
“Mereka ini pemain lama. Dari hasil pengembangan, keduanya mengaku telah beraksi di sedikitnya 15 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda. Saat diringkus, kami juga berhasil mengamankan delapan unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan,” jelas AKBP Hidayatullah.
Dalam proses penangkapan, suasana sempat menegang ketika salah satu pelaku mencoba melawan dan melarikan diri. Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono, mengonfirmasi bahwa petugas terpaksa melepaskan tembakan peringatan dan memberikan tindakan tegas terukur pada bagian kaki pelaku guna melumpuhkannya.
Barang Bukti Diamankan, Warga Silakan Cek ke Polres
Selain delapan unit sepeda motor, polisi juga menyita sejumlah alat yang digunakan pelaku untuk merusak kunci kontak kendaraan dalam waktu singkat. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.
Kapolres mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor untuk segera mengecek ke Mapolres Ciamis.
“Bagi warga yang merasa kendaraannya hilang, silakan datang ke Polres Ciamis. Kami fasilitasi proses pengambilan secara gratis, syaratnya cukup menunjukkan surat kepemilikan (STNK/BPKB) yang sah,” tegasnya.
Imbauan Keamanan di Bulan Ramadan
Menyikapi kejadian ini, Polres Ciamis meminta masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat meninggalkan kendaraan di parkiran masjid atau tempat umum lainnya selama bulan Ramadan. Penggunaan kunci ganda sangat disarankan sebagai langkah preventif tambahan untuk mempersulit aksi para pencuri.
Keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan efektivitas layanan Call Center 110 dalam menghubungkan laporan masyarakat dengan tindakan cepat kepolisian di lapangan.











Discussion about this post