Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jawa Barat meluncurkan inovasi kreatif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Memanfaatkan lingkungan Mapolda Jabar, institusi ini mengubah limbah organik sisa kantin menjadi media tanam produktif untuk budidaya jagung, sebuah langkah nyata yang menggabungkan konsep swasembada pangan dengan pelestarian lingkungan.
Kepala Biro SDM Polda Jabar, Kombes Pol. Fadly Samad, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan dampak berkelanjutan dan bukan sekadar seremonial. Dengan melibatkan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Ketahanan Pangan, Polda Jabar mengoptimalkan sisa sayuran, kulit buah, hingga nasi bekas dari kantin kantor yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Konsep yang kami usung adalah zero waste atau tanpa limbah. Semua sisa makanan organik dari kantin kami manfaatkan kembali melalui proses pengolahan sederhana menjadi pupuk kompos, sehingga tidak ada yang terbuang sia-sia,” ujar Karo SDM Polda Jabar didampingi Kabagbinkar AKBP Condro Sasongko, Kamis (19/2).
Dalam teknis pelaksanaannya, Biro SDM Polda Jabar menggunakan formulasi media tanam khusus dengan komposisi 5:2:2:1, yang terdiri dari tanah, arang sekam, limbah organik kantin, dan kompos Pak Bhabin. Formulasi ini dirancang untuk memastikan keseimbangan unsur hara agar media tanam tetap gembur dan mampu menyimpan air dengan baik demi pertumbuhan jagung yang optimal.
Inovasi ini juga menerapkan teknologi sederhana berupa penggunaan planter bag yang dilengkapi dengan paralon biopori di bagian tengahnya. Sistem biopori ini memiliki fungsi ganda, yakni sebagai saluran pengairan, penyedia udara (aerasi), serta membantu proses dekomposisi limbah organik yang memberikan unsur hara secara bertahap langsung ke akar tanaman.
Sementara itu, Kabagbinkar Biro SDM Polda Jabar menambahkan bahwa selain aspek produksi, program ini menjadi sarana edukasi bagi seluruh personel tentang pentingnya pertanian berkelanjutan. Pemanfaatan limbah kantin yang bisa langsung digunakan tanpa proses lama ini dinilai sangat praktis untuk diterapkan di lingkungan perkantoran lainnya.
Melalui inovasi ini, Polda Jabar berharap dapat menjadi percontohan bagi satuan kerja di jajaran Polres maupun instansi lain. Langkah ini mempertegas komitmen Polri bahwa ketahanan pangan dan kepedulian lingkungan dapat dimulai dari lingkungan kerja sendiri sebagai bagian dari solusi tantangan pangan nasional di masa depan.











Discussion about this post