Jajaran Polsek Pameungpeuk Polresta Bandung memperkuat kontribusinya dalam program ketahanan pangan nasional melalui aksi penanaman jagung serentak yang dipusatkan di Kampung Lampegan, Desa Bojongkunci, Kecamatan Pameungpeuk. Langkah ini merupakan bagian dari upaya masif kepolisian untuk mengoptimalkan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Bandung guna mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, Kapolsek Pameungpeuk, Kompol Asep Dedi, turun langsung ke lapangan bersama unsur Muspika dan masyarakat setempat. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara personel Polri dan para petani lokal dalam mengelola lahan ketahanan pangan seluas dua hektare. Secara teknis, pihak Kepolisian menyiapkan sekitar 30 kilogram bibit jagung berkualitas yang ditanam bersama-sama sebagai simbol sinergi nyata antara aparat penegak hukum dengan masyarakat tani.
Kapolsek menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor ini bukan hanya sebatas aksi simbolis, melainkan wujud kepedulian terhadap kesejahteraan petani dan produktivitas pangan di tingkat lokal. Menurutnya, sinergi yang terbangun antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendukung program pemerintah pusat menuju Indonesia Swasembada Pangan. Polri hadir untuk memastikan bahwa lahan-lahan yang ada dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga sekitar.
Lebih lanjut, Polsek Pameungpeuk berkomitmen untuk melakukan pengawalan jangka panjang terhadap program ini. Kepolisian tidak hanya berhenti pada tahap penanaman, tetapi akan terus melakukan pengawasan serta pendampingan intensif hingga masa panen tiba.
Fokus pendampingan tersebut mencakup pemantauan kebutuhan sarana produksi pertanian, terutama pupuk, guna memastikan hasil panen yang diperoleh maksimal. Dengan pengawalan ketat dari kepolisian, diharapkan program ketahanan pangan di wilayah Pameungpeuk dapat berjalan sukses dan menjadi kontribusi positif bagi ketahanan pangan nasional.











Discussion about this post